Expektasi.com, Gorut – Gebrakan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di luar tugas pertahanan teritorial kembali terlihat di Gorontalo Utara (Gorut). Kodim 1314/Gorut bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan Perum Bulog Provinsi Gorontalo menggelar pasar pangan murah khusus beras berkualitas tinggi di Kecamatan Tomilito. Kegiatan ini berlangsung di dua titik, yakni Desa Bulango Raya dan Desa Dambalo, Rabu (06/08/2025).
Pasiter Kodim 1314/Gorut, Lettu TNI Ida Bagus K.P, yang mewakili Dandim, menjelaskan bahwa pasar pangan murah ini telah digelar untuk ketiga kalinya sejak pertama kali diluncurkan pada Juli 2025. Setiap pelaksanaan, Bulog menyalurkan 2 ton beras dalam kemasan 5 kilogram, dengan harga Rp12.500 per kilogram sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), jauh di bawah harga pasaran yang kini mencapai Rp17.500 per kilogram.
“Bulog mempercayakan kepada kami sebagai pelaksana di lapangan untuk membantu menstabilkan harga beras. Kami bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Gorut dalam menentukan titik distribusi,” ujar Ida Bagus. Ia menambahkan bahwa pembelian tidak dibatasi hanya untuk warga desa setempat, namun setiap kepala keluarga hanya diperbolehkan membeli dua kantong beras tanpa perlu menunjukkan KTP atau KK.
Menanggapi masukan warga agar pasar murah juga menyediakan bahan pokok lain, Ida Bagus mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Bulog dan instansi terkait. Ke depan, pasar pangan murah direncanakan akan menambah komoditas seperti gula pasir, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya.
Sertu Yun T.N, personel Kodim yang bertugas di lapangan, mengungkapkan bahwa saat ini pasar murah masih fokus pada beras, sesuai mandat dari Bulog, dengan tujuan utama menekan harga di pasaran.
Sementara itu, Camat Tomilito, Rafiq M. Rahmola, SE, membenarkan adanya kegiatan ini. “Kami sudah menerima informasi dari pimpinan kabupaten bahwa pasar murah dilaksanakan hari ini,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Masyarakat menyambut kegiatan ini dengan antusias. Seorang warga mengungkapkan rasa syukurnya, “Kami sangat mendukung program ini dan berharap terus berlanjut sampai harga beras kembali normal. TNI ada di hati kami, dan Alhamdulillah mereka membuktikan kepedulian pada rakyat.”
Dengan langkah nyata ini, TNI, Pemkab Gorut, dan Bulog menunjukkan bahwa sinergi lintas institusi dapat membantu mengurangi beban masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. (Burhan Tuntu)










