Expektasi.com, Gorontalo – Menanggapi pemberitaan terkait dugaan kelalaian medis yang dialami seorang warga Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), SRO (26), di RS Multazam Gorontalo, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi.
Bagian Umum RS Multazam Gorontalo saat dikonfirmasi Redaksi Expektasi.com menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu instruksi dan arahan dari manajemen rumah sakit terkait statemen yang akan disampaikan ke publik.
“Kami masih menunggu instruksi dari manajemen terkait pernyataan resmi yang akan disampaikan. Mohon menunggu ya. Jika sudah ada statemen dari pihak manajemen RS Multazam Gorontalo, akan segera saya infokan,” ujar ibu Indah Bagian Umum RS Multazam Gorontalo kepada Expektasi.com via telpon WhatsApp, Minggu (18/01/2026).
Pihak rumah sakit belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait substansi dugaan kelalaian medis, termasuk proses pelayanan persalinan yang dipersoalkan oleh pasien berinisial SRO (26).
Redaksi Expektasi.com menegaskan tetap membuka ruang klarifikasi dan hak jawab secara proporsional bagi pihak RS Multazam Gorontalo maupun tenaga medis terkait, sesuai dengan prinsip keberimbangan dan kode etik jurnalistik.
Perkembangan lebih lanjut terkait pernyataan resmi manajemen RS Multazam Gorontalo akan terus dipantau dan diinformasikan kepada publik.












