Expektasi.com, Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Dr. Abdul Nazarudin Maloho, S.Pd., M.Si., secara resmi menutup kegiatan Pelatihan Pengelolaan Limbah Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Tingkat Kabupaten Boltara, bertempat di Quality Hotel Manado, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Boltara melalui Dinas Kesehatan tersebut bekerja sama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Sulawesi Utara sebagai upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dan pengelola lingkungan dalam pengelolaan limbah medis yang aman, tepat, dan sesuai standar.
Dalam sambutannya, Bupati Boltara melalui Asisten Bidang Administrasi Umum menyampaikan bahwa pengelolaan limbah fasyankes merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan lingkungan serta keselamatan masyarakat.
“Pengelolaan limbah medis harus dilakukan secara profesional dan sesuai standar agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sangat diperlukan,” ujar Abdul Nazarudin Maloho.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan di tempat tugas masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Boltara, Sofian Mokoginta, SKM menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 18 peserta yang terdiri dari tenaga sanitasi lingkungan, pengelola program kesehatan lingkungan, serta tenaga ahli laboratorium medis yang berasal dari Puskesmas, Rumah Sakit, dan Dinas Kesehatan.
“Pelatihan dilaksanakan selama lima hari mulai tanggal 04 hingga 08 Mei 2026 dengan menghadirkan narasumber dan fasilitator yang berkompeten di bidang kesehatan lingkungan dan pengelolaan limbah medis,” jelas Sofian.
Berdasarkan hasil evaluasi akhir, seluruh peserta dinyatakan lulus dan berhak memperoleh e-sertifikat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Pada kesempatan tersebut juga diumumkan tiga peserta terbaik berdasarkan hasil penilaian tes, kedisiplinan, sikap, dan perilaku, yakni Dwi Saputra Mokoagow, S.Tr.AK, Juni Djenaa, SKM., M.Kes, dan Nunik Makalalag, AMKL.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan limbah fasyankes guna meminimalisir risiko pencemaran lingkungan serta penularan penyakit akibat pengelolaan limbah yang tidak sesuai standar.
Pelatihan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Boltara dalam mendukung terciptanya fasilitas pelayanan kesehatan yang bersih, sehat, aman, dan berwawasan lingkungan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bapelkes Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Pengendali Mutu Pelatihan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, panitia Bapelkes, serta panitia Dinas Kesehatan Boltara.










