Expektasi.com, Gorut – Acara sosialisasi kerukunan umat beragama yang semula dijadwalkan akan dibuka oleh Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut), pada Senin (4/8/2025) di Gedung Olahraga Desa Monggupo, Kecamatan Atinggola, akhirnya dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gorut, Suleman Lakoro, SH., MM. Kehadiran Sekda tersebut mewakili Bupati dan Wakil Bupati yang berhalangan hadir.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Gorut, Camat Atinggola, para kepala desa se-Kecamatan Atinggola, serta sebagian masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia. Ia menguraikan bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang dihuni oleh 1.340 suku bangsa, memiliki lebih dari 742 bahasa daerah, sekitar 7.000 kebudayaan, serta lima agama resmi yang diakui negara.
“Kerukunan antarumat beragama di Indonesia beberapa kali pernah terganggu oleh konflik berlatar belakang perbedaan suku dan agama, seperti konflik antara suku Madura dan Dayak di Kalimantan maupun konflik Poso. Peristiwa ini menelan korban jiwa dan menjadi kerugian besar bagi masyarakat. Oleh karena itu, tanggung jawab menjaga kerukunan menjadi tugas pemerintah daerah bersama masyarakat,” ujar Sekda.
Ia menambahkan, Pemerintah Daerah Gorut telah membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di enam kecamatan. Sosialisasi di Kecamatan Atinggola ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di wilayah tersebut.
Camat Atinggola, Ismail Polapa, SE, yang ditemui usai kegiatan membenarkan bahwa meskipun di wilayahnya tidak terdapat rumah ibadah non-muslim, toleransi antarumat beragama tetap terjaga dengan baik.
“Pemerintah tidak pernah mempersulit umat non-muslim yang ingin beribadah. Beberapa kali mereka mengajukan izin untuk beribadah di rumah, dan kami selalu memberikan dukungan, bahkan siap membantu pengamanan jika diperlukan,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi kebangsaan yang disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Gorut. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman. (Burhan Tuntu)











