Tembus Rp9.044 T Uang Beredar RI pada September 2024

Kamis, 24 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi uang Rupiah

Foto: Ilustrasi uang Rupiah

Expektasi.com, Ekonomi – Bank Indonesia (BI) mencatat uang beredar dalam arti luas (M2) tembus Rp9.044,9 triliun atau tumbuh sebesar 7,2 persen (yoy) pada September 2024.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 6,9 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,3 persen (yoy),” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny dalam keterangan resmi Rabu (23/10).

Jika dirinci, perkembangan M2 pada September 2024 terutama dipengaruhi oleh perkembangan penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Tercatat penyaluran kredit pada September 2024 mencapai Rp7.510 triliun atau tumbuh sebesar 10,4 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 10,9 persen (yoy).

“Penyaluran kredit kepada debitur korporasi dan perorangan tumbuh masing-masing 15,1 persen dan 5,4 persen,” katanya.

Berdasarkan jenis penggunaan, pertumbuhan penyaluran kredit pada September 2024 dipengaruhi oleh perkembangan kredit modal kerja (9,4 persen yoy), kredit investasi (11, 7 persen yoy), dan kredit konsumsi (10,7 persen yoy).

Lebih lanjut, tagihan bersih kepada pemerintah pusat tumbuh sebesar 12,3 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Agustus 2024 sebesar 12,5 persen (yoy).

“Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi sebesar 0,3 persen (yoy), setelah terkontraksi sebesar 1,1 persen (yoy) pada Augustus 2024,” terangnya.

Sumber : cnn indonesia

Berita Terkait

Pemerintah Kampung Bahu Salurkan Bansos Pangan untuk 181 KPM, Warga: Sangat Membantu Ekonomi Keluarga
Wabup Boltara Terima Kunjungan BNI Kotamobagu, Bahas Penguatan Ekonomi Daerah
BPKPD Boltara Lakukan Studi Komparasi Implementasi KKPD di Bolsel
Bupati Boltara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual Bersama Mendagri dan Menkeu
BPKPD Boltara Dorong Pembayaran Pajak Daerah Melalui Kanal Digital
Mardan Umar Apresiasi Langkah Pemkab Boltara Tuntaskan Penilaian PBB-P2 PLTU Binjeita
Pemkab Boltara Tanggapi Temuan DPRD dan Sorotan LP-KPK, Penilaian Objek Pajak PLTU Binjeita Terus Berlanjut
LP-KPK Boltara Siap Surati Bupati, Desak Pemeriksaan Pajak PLTU Binjeita
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:39 WITA

Pemerintah Kampung Bahu Salurkan Bansos Pangan untuk 181 KPM, Warga: Sangat Membantu Ekonomi Keluarga

Rabu, 8 April 2026 - 20:08 WITA

Wabup Boltara Terima Kunjungan BNI Kotamobagu, Bahas Penguatan Ekonomi Daerah

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:58 WITA

BPKPD Boltara Lakukan Studi Komparasi Implementasi KKPD di Bolsel

Senin, 20 Oktober 2025 - 11:20 WITA

Bupati Boltara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual Bersama Mendagri dan Menkeu

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 12:02 WITA

BPKPD Boltara Dorong Pembayaran Pajak Daerah Melalui Kanal Digital

Berita Terbaru