Expektasi.com, Boltara – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) terus berupaya meningkatkan tata kelola keuangan daerah yang modern, efisien, dan transparan. Salah satu langkah strategisnya yaitu melakukan studi komparasi tentang implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

Rombongan BPKPD Boltara dipimpin oleh, Nul Hakim Tahir, S.Sos, M.Si melalui Santi P. Samsudin, SP, selaku Kepala Bidang Akuntansi, bersama jajaran dari Bidang Perbendaharaan. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat BPKPD Bolsel tersebut berjalan dengan suasana interaktif dan penuh antusiasme, diwarnai dengan diskusi dan tukar pengalaman mengenai pelaksanaan KKPD di lingkungan pemerintahan daerah.
Menurut Santi Samsudin, studi komparasi ini bukan hanya sebagai ajang belajar, tetapi juga sebagai wujud sinergi antar daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel dan sesuai dengan regulasi terbaru dari pemerintah pusat.
“Kami ingin menggali lebih dalam praktik baik yang sudah diterapkan oleh BPKPD Bolsel, terutama dalam hal mekanisme penerapan, kendala teknis, dan manfaat penggunaan KKPD sebagai instrumen pengendalian keuangan daerah,” ujar Santi, Rabu (29/10/2025).
Sementara itu, Lasya L. Mamonto, SPt., ME, selaku Kepala BPKPD Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), menyampaikan bahwa implementasi KKPD di Bolsel sudah berjalan selama kurang lebih dua tahun, dan telah memberikan banyak manfaat bagi efisiensi pengelolaan keuangan daerah.
“KKPD memudahkan transaksi belanja pemerintah, mengurangi potensi penyimpangan, serta mempercepat proses administrasi keuangan. Bahkan, penerapan sistem ini mendapat perhatian positif dari berbagai pihak,” ungkap Lasya.
Selain sesi pemaparan, kegiatan juga diisi dengan dialog terbuka dan sharing pengalaman teknis terkait koordinasi dengan pihak bank, sistem pelaporan, serta pengawasan penggunaan KKPD di lingkungan OPD.
BPKPD Boltara dan Bolsel berharap Kunjungan studi komparasi ini menjadi momentum pembelajaran bersama untuk segera menyiapkan langkah-langkah strategis menuju implementasi KKPD yang efektif, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun sistem keuangan daerah yang transparan, efisien, dan berintegritas.











