Expektasi.com, Boltara – Dalam upaya meningkatkan efektivitas pemungutan pajak daerah sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus berinovasi dalam pengelolaan layanan publik. Melalui Bidang Pendapatan, BPKPD Boltara melaksanakan serangkaian kegiatan lapangan, mulai dari pendataan dan pemutakhiran data wajib pajak serta objek pajak, penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Daerah (SPTPD), hingga penyematan poster pajak daerah di lokasi-lokasi usaha.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Kepala BPKPD Boltara, Nul Hakim, S.Sos., M.Si., Sabtu (18/10/2025). Ia menjelaskan, kegiatan dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan dengan melibatkan tim teknis Bidang Pendapatan. Fokus utama program ini adalah memastikan seluruh potensi penerimaan pajak daerah teridentifikasi secara akurat melalui pemutakhiran data yang mencakup sektor-sektor strategis seperti pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, dan pajak penerangan jalan.
Selain memperkuat data, BPKPD Boltara juga meningkatkan pelayanan langsung kepada wajib pajak. Petugas menyampaikan SPTPD dan melakukan sosialisasi di lapangan sebagai bentuk pembinaan agar para pelaku usaha memahami hak dan kewajibannya. Edukasi publik juga dilakukan dengan penyematan poster bertema pajak daerah di berbagai tempat usaha yang berisi pesan tentang pentingnya pajak bagi pembangunan serta imbauan agar masyarakat taat membayar pajak tepat waktu.
Tak hanya berhenti pada aspek sosialisasi dan pendataan, BPKPD Boltara kini mendorong transformasi digital dalam sistem pembayaran pajak daerah. Wajib pajak dapat melakukan pembayaran secara non-tunai melalui transfer bank, mobile banking, maupun QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang telah disediakan. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), yang bertujuan menciptakan sistem pembayaran pajak yang lebih mudah, cepat, aman, dan transparan.
“Kami terus mendorong digitalisasi pembayaran pajak agar wajib pajak dapat melaksanakan kewajibannya secara praktis tanpa harus datang ke kantor. Melalui kanal digital seperti transfer, mobile banking, dan QRIS, proses pembayaran menjadi lebih efisien serta mendukung transparansi penerimaan daerah,” ujar Nul Hakim.
“BPKPD Boltara berkomitmen untuk memperkuat tata kelola pendapatan daerah yang modern, berbasis data, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, guna mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan,” imbuhnya.











