SANGIHE, Expektasi.com – Kunjungan perdana Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (20/10/2026), diwarnai penyaluran bantuan pertanian bagi kelompok tani. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendukung produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tabukan Utara. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bersama jajaran pemerintah dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Sangihe, mulai dari kedatangannya di Bandara Naha hingga lokasi kegiatan.
“Terima kasih, Pak Wakil Bupati, atas sambutannya yang hangat. Sejak saya menjabat sebagai Gubernur, baru kali ini saya menginjakkan kaki di sini. Terima kasih dari hati yang terdalam,” ungkap Yulius.
“Terima kasih, Pak Wakil Bupati, atas sambutannya yang hangat. Sejak saya menjabat sebagai Gubernur, baru kali ini saya menginjakkan kaki di sini. Terima kasih dari hati yang terdalam,” ungkap Yulius.
Ia mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang menyambut kedatangannya dengan penuh semangat. Menurutnya, sambutan tersebut menjadi gambaran besarnya harapan masyarakat terhadap perubahan dan pembangunan di daerah kepulauan.
Meski kunjungan kali ini berlangsung singkat karena adanya agenda penting di Jakarta yang dipimpin Presiden, Yulius berjanji akan kembali ke Sangihe untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan menjangkau lebih banyak wilayah.
“Saya janji akan datang lagi. Kecintaan masyarakat Sangihe terhadap perubahan sangat tinggi, dan itulah alasan mengapa program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat memprioritaskan daerah kepulauan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan tiga fokus utama pembangunan Sulawesi Utara, yakni sektor kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi masyarakat.
Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara meningkat dari 74,2 menjadi 76,32 selama periode yang disampaikannya. Ia juga menyinggung capaian provinsi dalam bidang inovasi daerah dan kerukunan beragama.
Menurut Yulius, berbagai capaian pembangunan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara, bukan semata-mata keberhasilan satu daerah.
“Semua bergerak bersama, semua bekerja sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam penyelenggaraan pemerintahan, terutama disiplin waktu, penggunaan anggaran, serta pengawasan, agar setiap program pembangunan dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah penyerahan bantuan alat pertanian kepada sepuluh kelompok tani yang berasal dari sejumlah kampung di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas lima unit pompa air untuk lima kelompok tani, serta bantuan handsprayer bagi lima kelompok tani lainnya.
Penerima bantuan pompa air:
1. Kelompok Tani Menuai, Kampung Kuma I, Kecamatan Tabukan Tengah.
2. Kelompok Tani Petta Barat, Kampung Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara.
3. Kelompok Tani Tawakali, Kampung Raku, Kecamatan Tabukan Utara.
4. Kelompok Tani Pamihingang, Kampung Balane, Kecamatan Tamako.
5. Kelompok Tani Sampakang Farm, Kampung Sampakang, Kecamatan Manganitu Selatan.
Penerima bantuan handsprayer:
1. Kelompok Tani Mitra Sejati, Kampung Biru, Kecamatan Tabukan Tengah.
2. Kelompok Tani Bowongkulu, Kampung Bowongkulu, Kecamatan Tabukan Utara.
3. Kelompok Tani Kasih Bersama, Kampung Tarolang, Kecamatan Tabukan Utara.
4. Kelompok Tani Kahumata, Kampung Balane, Kecamatan Tamako.
5. Kelompok Tani Tuwokona, Kampung Laine, Kecamatan Manganitu Selatan.
Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas pertanian, membantu petani dalam pengelolaan lahan dan tanaman, serta mendorong peningkatan hasil produksi.
Pompa air diharapkan mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian, sementara handsprayer dapat membantu proses pemeliharaan tanaman. Dengan pemanfaatan peralatan yang tepat, para petani diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja dan menjaga produktivitas usaha tani.
Gubernur Yulius Selvanus berharap seluruh kelompok penerima dapat menggunakan bantuan tersebut secara optimal dan bertanggung jawab sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Penyaluran bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulawesi Utara untuk terus memperhatikan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Melalui dukungan sarana pertanian dan pemerataan program pembangunan, pemerintah berharap para petani Sangihe semakin produktif, memiliki peluang meningkatkan pendapatan, serta berkontribusi terhadap penguatan ekonomi daerah.
(Hulik Manahede)











