Kebakaran Gunung Awu, Bupati Sangihe Petakan Wilayah Bahaya dan Parimeter Pemadaman

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe memimpin jalanya Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan di Gunung Awu

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe memimpin jalanya Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan di Gunung Awu

SANGIHE, Expektasi.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat langkah antisipasi menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan di lereng Gunung Awu. Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan kebakaran yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (10/9/2026).

Rakor darurat tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para camat, kepala kepolisian sektor (kapolsek), serta komandan rayon militer (danramil) dari sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kebakaran.

Pertemuan tersebut difokuskan pada pemetaan kondisi terkini di lapangan, identifikasi kendala penanganan, pembagian tugas, serta penyusunan langkah taktis untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran.

Dalam arahannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa syukur karena hingga saat ini api belum mencapai kawasan perkebunan masyarakat.

“Kami bersyukur sampai saat ini belum ada api yang masuk ke perkebunan masyarakat. Lewat rapat tadi, kami memetakan wilayah yang berpotensi bahaya, membagi tugas penanganan, dan membuat perimeter batas toleransi api serta metode pemadaman sebelum masuk ke perkebunan warga,” ujar Thungari.

Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan terkini, titik api terdekat berada di lereng Gunung Awu yang mengarah ke Kampung Bahu. Jaraknya diperkirakan masih sekitar dua kilometer dari kawasan perkebunan masyarakat sehingga kondisi tersebut masih dinilai relatif aman.

Meski demikian, pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko. Berbagai langkah persiapan terus dilakukan untuk memastikan apabila api bergerak mendekati permukiman maupun perkebunan warga, penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Sebagai langkah taktis untuk mempercepat penanganan di lini terdepan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga menyiapkan dukungan anggaran operasional.

Bupati menyampaikan bahwa dana operasional akan segera dicairkan ke kecamatan-kecamatan yang membutuhkan. Anggaran tersebut nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik maupun mendukung operasional tim gabungan dan relawan di masing-masing wilayah.

“Dengan dukungan ini, kebutuhan di lapangan bisa lebih cepat ditangani dan masing-masing kecamatan dapat mengelola kebutuhan operasionalnya secara mandiri sesuai kondisi dan kebutuhan di wilayahnya,” jelasnya.

Bupati Michael juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, relawan, serta berbagai komunitas masyarakat yang telah bergotong royong membantu pemantauan dan penanganan kebakaran Gunung Awu.

Menurutnya, sinergi seluruh unsur menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat, terlebih medan dan kondisi cuaca dapat menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

Di sisi lain, Bupati mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik. Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta hanya mengacu pada informasi yang disampaikan instansi resmi dan sumber terpercaya.

“Masyarakat tetap tenang, jangan panik. Mari kita rapatkan barisan dan bersama-sama menjaga wilayah kita. Informasi harus bersumber dari instansi resmi agar tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat,” imbaunya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan koordinasi dan pemantauan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi kebakaran Gunung Awu, sekaligus melindungi kawasan perkebunan dan masyarakat dari potensi dampak yang lebih luas.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Relawan BELANTARA Kampung Bahu Pantau Titik Api di Gunung Awu
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Sangihe Imbau Gelar Shalat Istisqa
Pemerintah Kampung Bahu Siaga Cegah Api Merambat
Camat Tabut Bersama Forkopimca Siaga Hadapi Kebakaran Lereng Gunung Awu
Polsek Tabut Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Naha
Komitmen Kesejahteraan Masyarakat, Pemerintah Kampung Bahu Salurkan BLT-DD
Camat Mangsel Tinjau Langsung Pengecoran Jalan Ngalipaeng–Sowaeng, Puji Gotong Royong Warga
Masa Tugas Pj Sekda Sangihe Diperpanjang, Bupati Tekankan Sinergitas Antar Perangkat Daerah
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:09 WITA

Kebakaran Gunung Awu, Bupati Sangihe Petakan Wilayah Bahaya dan Parimeter Pemadaman

Kamis, 10 September 2026 - 16:07 WITA

Relawan BELANTARA Kampung Bahu Pantau Titik Api di Gunung Awu

Rabu, 9 September 2026 - 18:13 WITA

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Sangihe Imbau Gelar Shalat Istisqa

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WITA

Pemerintah Kampung Bahu Siaga Cegah Api Merambat

Selasa, 8 September 2026 - 20:56 WITA

Polsek Tabut Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Naha

Berita Terbaru

Tim Relawan BELANTARA (Berantas Api Lestarikan Alam Nusantara) Kampung Bahu

Sangihe

Relawan BELANTARA Kampung Bahu Pantau Titik Api di Gunung Awu

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:07 WITA

Foto : Kantor Kapitalaung Kampung Bahu

Sangihe

Pemerintah Kampung Bahu Siaga Cegah Api Merambat

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:57 WITA