SANGIHE, Expektasi.com – Respons cepat jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tabukan Utara kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran lahan yang terjadi di belakang SMK Muhammadiyah Naha, Kampung Naha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (8/9/2026).
Di bawah kepemimpinan Kapolsek Tabukan Utara IPTU David Kojongian, S.H., personel kepolisian bersama TNI, Basarnas Naha, pihak sekolah, dan masyarakat setempat bergerak cepat untuk memadamkan kobaran api yang berpotensi merembet ke bangunan sekolah maupun permukiman warga.
Kebakaran diketahui sekitar pukul 14.46 WITA. Setelah menerima informasi, Kapolsek Tabukan Utara bersama tiga personelnya langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memimpin proses penanganan.
Setibanya di lokasi, personel Polsek Tabukan Utara berkoordinasi dengan Danramil Tabukan Utara beserta jajaran, unsur Basarnas Naha, guru, siswa, serta masyarakat. Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama menggunakan peralatan yang tersedia.
Berkat sinergitas dan kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke area sekolah dan permukiman warga. Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Dalam kejadian tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka-luka. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta luas lahan yang terdampak.
Kapolsek Tabukan Utara IPTU David Kojongian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terlebih di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan karena dapat membahayakan keselamatan warga, lingkungan, maupun fasilitas umum di sekitarnya.
Peristiwa tersebut sekaligus menunjukkan komitmen Polsek Tabukan Utara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui respons cepat dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
(Hulik Manahede)












