Ini Penyebab Sering Tiba-tiba Tremor saat Minum Kopi

Jumat, 17 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi kopi

ilustrasi kopi

Expektasi.com, Kesehatan – Bagi beberapa orang, kopi menjadi minuman yang sering dikonsumsi sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Minuman ini dipercaya dapat meningkatkan semangat dan menghilangkan rasa kantuk. Meski begitu, kopi dapat berdampak pada kesehatan (tremor). Misalnya seperti muncul rasa seperti gelisah atau dikenal sebagai coffee jitters setelah mengkonsumsi kopi.

Ahli Gizi Klinis Reshma Nakte menjelaskan penyebab di balik rasa gelisah setelah minum kopi. Hal ini kemungkinan terjadi karena zat aktif farmakologis yang paling sering dikonsumsi, yakni kafein.

“Zat ini ditemukan dalam minuman umum seperti kopi, teh, dan minuman ringan, serta dalam produk berbasis kakao dan obat-obatan tertentu. Mengingat penggunaannya yang luas, ada minat yang signifikan untuk memahami potensi efek sampingnya terhadap kesehatan,” tuturnya yang dikutip dari OnlyMyHealth.

Kafein bekerja dengan merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan kewaspadaan, dan mengatasi kelelahan untuk sementara. Meskipun ini dapat bermanfaat dalam jumlah sedang, konsumsi kafein yang berlebihan atau tidak tepat waktu dapat menyebabkan efek samping seperti tremor dan kegelisahan.

Penyebab Coffee Jitters
Ada beberapa hal yang bisa terjadi saat mengalami coffee jitters. Mulai dari tremor atau tangan gemetar, jantung berdebar kencang, hingga kegelisahan.

Berikut penyebab tremor yang muncul setelah mengkonsumsi kopi:

1. Sensitivitas kafein
Tidak semua orang dapat memetabolisme kafein pada tingkat yang sama. Reshma menyoroti bahwa perbedaan genetik dapat berperan.

“Beberapa orang memetabolisme kafein lebih lambat, membuat mereka lebih rentan terhadap efeknya, seperti kecemasan, kegelisahan, dan tremor,” jelasnya.

2. Asupan kafein tinggi
Terlalu banyak minum kopi juga dapat menstimulasi sistem saraf secara berlebihan. Batas harian kafein yang direkomendasikan untuk orang dewasa yang sehat adalah sekitar 400 mg, yang kira-kira setara dengan empat cangkir kopi standar.

3. Minum kopi saat perut kosong
Minum kopi juga memiliki aturan yang mungkin tidak bisa dilewatkan oleh sebagian orang, yakni mengisi perut dengan makanan. Minum kopi tanpa adanya makanan yang dikonsumsi dapat mempercepat penyerapan kafein, sehingga efeknya semakin kuat.

4. Toleransi rendah atau konsumsi kopi yang jarang
Bagi orang-orang yang jarang mengkonsumi kopi sebaiknya perlu memperhatikan kondisi ini. Jika jarang minum kopi, tubuh mungkin tidak terbiasa dengan kafein, sehingga efek stimulasinya lebih terasa.

5. Bahan tambahan dalam kopi
Ternyata bahan tambahan yang dimasukkan dalam kopi juga berperan memicu coffee jitters. Pemanis, sirup, dan gula yang sering ditambahkan ke kopi juga dapat menyebabkan perasaan gelisah dan lonjakan energi.

6. Dehidrasi
Kafein bertindak sebagai diuretik, yang berpotensi menyebabkan dehidrasi. Kondisi ini dapat memperburuk kegugupan.

Cara Mengelola dan Menghindari Coffee Jitters
Reshma menyarankan beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengelola dan menghindari coffee jitters. Salah satunya dengan membatasi asupan kopi setiap harinya.

“Untuk populasi orang dewasa yang sehat, asupan kafein harian sedang, hingga 400 mg, tidak dikaitkan dengan efek samping yang signifikan. Namun, kelompok tertentu, seperti wanita usia reproduksi dan anak-anak, harus berhati-hati dan mengonsumsi dalam jumlah yang lebih sedikit,” terang Reshma.

1. Pantau asupan kopi harian
Untuk mencegah atau mengelola coffee jitters, kurangi asupan kopi harian secara bertahap. Ini perlu dilakukan jika sudah merasakan adanya kegelisahan.

2. Makan sebelum minum kopi
Tak ada salahnya menikmati segelas kopi dengan makanan, yang berperan untuk memperlambat penyerapan kafein.

3. Tetap terhidrasi
Meski kopi juga berbentuk cairan, tapi jangan lupa untuk rutin minum banyak air agar memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.

4. Pilih kopi tanpa atau rendah kafein
Jika tetap ingin minum kopi tetapi sangat sensitif pada kafein, cobalah untuk menikmati kopi tanpa kafein untuk mencegah terjadinya coffee jitters.

5. Perhatikan sumber kafein lainnya
Selain kopi, kafein juga bisa berasal dari sumber lainnya, seperti teh, minuman berenergi, dan cokelat. Jika sudah minum kopi, sebaiknya hindari minuman-minuman tersebut.

Kapan harus pergi ke dokter?
Jika terus mengalami kegelisahan meskipun asupan kopi dikurangi, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Mereka dapat mengevaluasi apakah faktor yang mendasarinya, seperti kecemasan atau kondisi kesehatan tertentu, berkontribusi terhadap kepekaan.

Kopi bisa menjadi pelengkap yang menyenangkan untuk hari, tetapi seperti semua hal yang baik, kopi sebaiknya dinikmati secukupnya. Dengan memahami bagaimana kafein mempengaruhi tubuh, itu membuat pilihan yang tepat untuk menikmati kopi tanpa rasa gugup.

Sumber: detikhealth

Berita Terkait

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati SJL Berangkatkan Dokter Umum Ikuti PPDS Jantung di RS Harapan Kita
Proyek Gas Medis RSUD Liun Kendage Antar Sangihe Juara 1 NSIC 2026
Dinkes Boltara Gelar Workshop E-BLUD 2026
Pemberantasan TB di Sangihe Kini Berbasis Aplikasi Web, Pemkab Luncurkan SANTER-TB
Idul Adha 1447 H: RSUD Liun Kendage Tahuna Pastikan Pelayanan Tetap Optimal
Satu-satunya di Sulut, RSUD Liun Kendage Tahuna Resmikan Ruang Rawat Inap Jiwa “Teratai”
Pelatihan Limbah Fasyankes Dinkes Boltara Ditutup, 18 Peserta Lulus dan 3 Terbaik
RSUD Liun Kendage Tahuna Gandeng Dekopinda Sangihe, Optimalkan Pengelolaan Usaha
Berita ini 35 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Perkuat SDM Kesehatan, Bupati SJL Berangkatkan Dokter Umum Ikuti PPDS Jantung di RS Harapan Kita

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WITA

Proyek Gas Medis RSUD Liun Kendage Antar Sangihe Juara 1 NSIC 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:52 WITA

Dinkes Boltara Gelar Workshop E-BLUD 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:14 WITA

Pemberantasan TB di Sangihe Kini Berbasis Aplikasi Web, Pemkab Luncurkan SANTER-TB

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:51 WITA

Idul Adha 1447 H: RSUD Liun Kendage Tahuna Pastikan Pelayanan Tetap Optimal

Berita Terbaru