SANGIHE, Expektasi.com – Pesta demokrasi tingkat kampung di Kampung Bahu, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, berlangsung aman, lancar, dan penuh kekeluargaan. Calon Kapitalaung nomor urut 1, Amir Mahmud Hapantenda, berhasil meraih kemenangan dalam Pemilihan Kapitalaung Tahun 2026 yang digelar di Balai Rakyat Kampung Bahu, Rabu (21/10/2026).
Berdasarkan hasil rekapitulasi panitia, Amir memperoleh 404 suara, unggul atas calon nomor urut 2, Sahrudin Janis, yang meraih 215 suara.
Dari total 781 pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), sebanyak 621 warga menggunakan hak pilihnya. Dalam penghitungan suara, tercatat satu surat suara rusak dan satu surat suara tidak sah karena tidak dicoblos.
Hasil tersebut mengantarkan Amir Mahmud Hapantenda sebagai Kapitalaung Terpilih Kampung Bahu Tahun 2026.
Pelaksanaan pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung dengan tertib dan transparan. Kondisi yang tetap kondusif hingga seluruh tahapan selesai menjadi cerminan kedewasaan masyarakat dalam menjalankan demokrasi di tingkat kampung.
Usai memperoleh kepercayaan masyarakat, Amir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam pemilihan tersebut.
Ia menegaskan bahwa kemenangan yang diraihnya bukan alasan untuk menciptakan sekat di tengah masyarakat, melainkan menjadi tanggung jawab bersama untuk membangun Kampung Bahu ke arah yang lebih baik.
“Terima kasih kepada seluruh warga Kampung Bahu yang telah memberikan kepercayaan kepada saya. Segala hasil ini bukan semata-mata karena saya, melainkan karena dukungan dan doa dari semua pihak. Saya menerima hasil ini dengan hati yang lapang,” ungkap Amir.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, baik yang memberikan dukungan kepadanya maupun kepada Sahrudin Janis, agar tetap menjaga persaudaraan.
“Bagi yang memilih saya maupun yang memilih saudara Sahrudin Janis, kita tetap satu keluarga besar Kampung Bahu. Mari kita jaga kedamaian dan persatuan kita, karena di atas segala perbedaan, kita tetap bersaudara,” tambahnya.
Sikap dewasa dan sportif turut ditunjukkan calon nomor urut 2, Sahrudin Janis. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada Amir atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Kampung Bahu.
“Selamat kepada Bapak Amir Mahmud Hapantenda atas kepercayaan yang telah diberikan oleh warga kampung kita tercinta. Persaudaraan kita tidak berakhir di sini, tetapi justru baru dimulai. Semoga Tuhan memberkati langkah kita semua,” tutur Sahrudin.
Pernyataan tersebut menjadi pesan penting bahwa kompetisi politik tidak harus berujung pada perpecahan. Sebaliknya, perbedaan pilihan dapat menjadi bagian dari proses demokrasi yang tetap menjunjung tinggi rasa hormat dan kebersamaan.
Ketua Panitia Pemilihan, Silmiaty Zahrah Tompoh Ahmad, A.Md.Kep., menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan pemilihan.
“Atas nama Panitia Pemilihan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi, menjaga ketertiban, serta mendukung pelaksanaan pemilihan ini. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada dan penuh kedewasaan,” ujarnya.
Silmiaty berharap calon yang memperoleh suara terbanyak dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Sementara itu, calon yang belum terpilih diharapkan tetap berperan aktif memberikan kontribusi bagi kemajuan kampung.
Ia juga mengingatkan agar perbedaan pilihan selama masa kampanye hingga pemungutan suara tidak merusak hubungan kekeluargaan yang telah terjalin di tengah masyarakat.
“Perbedaan pilihan jangan sampai memutus tali persaudaraan. Mari kita tinggalkan segala perselisihan dan kembali bersatu demi keamanan, kedamaian, dan kemajuan Kampung Bahu,” pungkasnya.
Berakhirnya Pemilihan Kapitalaung Kampung Bahu Tahun 2026 dengan suasana damai menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk melangkah bersama. Kemenangan dalam pemilihan bukan hanya tentang perolehan suara, tetapi juga tentang tanggung jawab, persatuan, dan komitmen membangun kampung demi kepentingan seluruh warga.
(Hulik Manahede)











