BOLTARA, Expektasi.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menerima tiga Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026.
Penerimaan tersebut berlangsung di sela-sela Apel Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka penguatan disiplin dan kinerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boltara, yang digelar di Halaman Kantor Bupati Boltara, Senin (24/08/2026).
Ketiga CPNS tersebut merupakan Purna Praja IPDN Angkatan 33 yang nantinya akan menjadi bagian dari aparatur Pemerintah Kabupaten Boltara.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltara, Mirwan Datukaramat, S.Kom, menyampaikan bahwa kehadiran para purna praja IPDN tersebut merupakan bagian dari penempatan lulusan IPDN untuk memperkuat sumber daya aparatur pemerintah daerah.
“Para purna praja ini diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pemerintahan yang telah diperoleh selama pendidikan serta menunjukkan integritas, disiplin dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara,” ujar Mirwan.
Menurutnya, latar belakang pendidikan pemerintahan yang dimiliki para lulusan IPDN menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Boltara.
Adapun tiga Purna Praja IPDN Angkatan 33 yang diterima di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara yakni:
1. Kristilya Maria Jacob, S.Tr.I.P — Politik Pemerintahan/Politik Indonesia Terapan.
2. Fransisco Geraldo Putra Musung, S.Tr.I.P — Politik Pemerintahan/Politik Indonesia Terapan.
3. Mafris Valencio Tumanken, S.Tr.IP — Manajemen Pemerintahan/Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik.
Sementara itu, Bupati Sirajudin Lasena memberikan arahan agar para CPNS yang baru bergabung dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami karakteristik pemerintahan dan masyarakat Boltara.
Bupati yang akrab disapa SJL itu menekankan bahwa menjadi ASN bukan hanya tentang status kepegawaian, tetapi juga menyangkut tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jadilah ASN yang disiplin, profesional dan memiliki integritas. Ilmu yang diperoleh selama pendidikan harus mampu diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata dan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesan SJL.
Ia juga meminta para purna praja untuk menjaga etika sebagai aparatur pemerintah serta membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pimpinan maupun sesama ASN.
“Jaga nama baik almamater, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Boltara. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi ASN yang mampu bekerja dengan hati, memiliki integritas dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi daerah,” tambahnya.












