Peduli Warga Terdampak Kekeringan, NU dan GP Ansor Boltara Salurkan 100 Galon Air

Minggu, 23 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PCNU dan PC GP Ansor Boltara salurkan 100 Galon air minum kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau di desa Sidodadi Kecamatan Sangkub

PCNU dan PC GP Ansor Boltara salurkan 100 Galon air minum kepada warga terdampak kekeringan akibat musim kemarau di desa Sidodadi Kecamatan Sangkub

BOLTARA, Expektasi.com – Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan kembali ditunjukkan Nahdlatul Ulama (NU) bersama Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara).

Sebagai bentuk kerja nyata dan eksistensi organisasi di tengah masyarakat, NU dan GP Ansor Boltara menyalurkan bantuan 100 galon air minum kepada warga Desa Sidodadi, Kecamatan Sangkub, yang terdampak kekeringan, Minggu (23/08/2026).

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan kerja nyata NU serta GP Ansor Boltara untuk hadir bersama masyarakat, khususnya warga yang saat ini terdampak kekeringan dan mengalami kesulitan mendapatkan air,” ujar Agung.

Menurutnya, keberadaan organisasi di tengah masyarakat harus dapat memberikan manfaat secara langsung, terlebih ketika masyarakat sedang menghadapi kondisi sulit.

“Bagi kami, eksistensi organisasi harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan, kami berupaya hadir dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan yang ada,” katanya.

Sementara itu, Ketua PCNU Boltara, Supriadi Goma, menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari semangat pengabdian NU.

“NU hadir bukan hanya dalam kegiatan keagamaan dan organisasi, tetapi juga harus mampu hadir dalam persoalan sosial yang dihadapi masyarakat. Ketika saudara-saudara kita mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kekeringan, maka sudah menjadi tanggung jawab moral kita untuk ikut membantu,” ujar Supriadi.

Ia mengatakan, bantuan air minum tersebut mungkin tidak sepenuhnya menyelesaikan persoalan kekeringan, namun diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat untuk sementara waktu.

“Seratus galon air ini mungkin belum menjawab seluruh kebutuhan warga, tetapi ini adalah bentuk kepedulian. Semoga apa yang kami lakukan dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dan mengetuk kepedulian pihak-pihak lainnya untuk turut membantu masyarakat yang terdampak,” katanya.

Supriadi juga menegaskan pentingnya sinergi antara NU, GP Ansor, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi persoalan kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

“Kita tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi persoalan ini sendiri. Gotong royong dan kepedulian sosial harus terus kita hidupkan,” tegasnya.

NU dan GP Ansor Boltara berharap kondisi kekeringan segera berakhir sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat kembali terpenuhi secara normal.

Berita Terkait

Guru Besar Hukum: Berakhirnya Penahanan 20 Hari SJL Harus Dibaca dalam Kerangka Kepastian Hukum dan Akuntabilitas KPK
Kawal Program Perumahan, Plt. Bupati Boltara Gandeng JPN
Perdana Pimpin Jajaran Pendidikan, Plt Bupati Boltara MAP: Pastikan Tak Ada Anak Tertinggal
Plt. Bupati Boltara Pimpin Serah Terima Lokasi Pembangunan KNMP 2026
Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian
Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026
KPK Geledah Sejumlah Kantor Pemkab Boltara, Ini Daftarnya
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:10 WITA

Guru Besar Hukum: Berakhirnya Penahanan 20 Hari SJL Harus Dibaca dalam Kerangka Kepastian Hukum dan Akuntabilitas KPK

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:28 WITA

Kawal Program Perumahan, Plt. Bupati Boltara Gandeng JPN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:02 WITA

Perdana Pimpin Jajaran Pendidikan, Plt Bupati Boltara MAP: Pastikan Tak Ada Anak Tertinggal

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WITA

Plt. Bupati Boltara Pimpin Serah Terima Lokasi Pembangunan KNMP 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WITA

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian

Berita Terbaru