Suphan Hassan: Jangan Biarkan Jalan Huntuk Hanya Jadi Janji Dalam Dokumen

Selasa, 12 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat Kecamatan Sangkub, Suphan Hassan

Tokoh masyarakat Kecamatan Sangkub, Suphan Hassan

Expektasi.com, Boltara – Mantan Anggota DPRD periode 2014-2019 Dapil Bintauna–Sangkub sekaligus tokoh masyarakat, Suphan Hassan, memberikan tanggapan tegas namun edukatif atas pernyataan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terkait kondisi jalan di Desa Huntuk, Kecamatan Bintauna.

Menurut Suphan Hassan, apresiasi patut diberikan kepada Pemkab Boltara karena mulai membuka ruang kritik dan mengakui kondisi kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Namun ia menegaskan, masyarakat tidak lagi membutuhkan sekadar pernyataan normatif atau janji perencanaan yang berulang setiap tahun.

“Kritik masyarakat dan media jangan dipandang sebagai serangan terhadap pemerintah, tetapi sebagai alarm keras bahwa ada persoalan serius yang sudah terlalu lama dirasakan rakyat. Jalan Huntuk bukan baru rusak kemarin sore. Kondisi ini sudah bertahun-tahun menjadi penderitaan masyarakat,” tegasnya, Selasa (12/05/2026).

Suphan mengatakan, masyarakat di wilayah pedesaan sering kali merasa hanya diingat saat momentum politik, sementara setelah itu akses dasar seperti jalan justru terabaikan. Padahal, menurutnya, jalan adalah simbol kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan rakyat.

“Kalau jalan rusak, bukan hanya kendaraan yang terganggu. Petani kesulitan menjual hasil panen, anak-anak sekolah mempertaruhkan keselamatan, masyarakat sakit terlambat mendapat pelayanan kesehatan. Jadi jangan melihat jalan hanya sebagai proyek fisik, tetapi menyangkut masa depan dan keselamatan rakyat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar rencana pengusulan melalui DAK Tahun 2027 tidak menjadi alasan untuk menunda langkah-langkah darurat yang bisa dilakukan saat ini. Menurutnya, pemerintah daerah tetap harus hadir dengan solusi sementara yang nyata agar penderitaan masyarakat tidak terus berlarut.

“Jangan sampai masyarakat hanya diberi harapan dalam bentuk proposal dan dokumen perencanaan. Rakyat butuh bukti di lapangan. Minimal ada penanganan darurat yang bisa memperlancar akses warga sambil menunggu realisasi anggaran besar,” katanya.

Suphan Hassan turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengawal pembangunan secara objektif dan kritis. Ia menilai budaya demokrasi yang sehat lahir dari keberanian rakyat menyampaikan kritik yang membangun.

“Kita harus belajar bahwa kritik bukan kebencian. Kritik adalah bentuk cinta terhadap daerah. Pemerintah yang kuat bukan pemerintah yang anti kritik, tetapi pemerintah yang mampu menjadikan kritik sebagai energi perbaikan,” pungkasnya. (Awal)

Berita Terkait

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian
Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026
KPK Geledah Sejumlah Kantor Pemkab Boltara, Ini Daftarnya
KPK Geledah 3 Kantor Boltara, Selain Brangkas Kosong, Apa yang Ditemukan?
KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Boltara, Ditemukan Brangkas
Polisi Sahabat Anak, TK Al-Multazam Kenal Dunia Kepolisian Sejak Dini
MAP Jadi Plt Bupati, Pelayanan Boltara Tetap Berjalan
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WITA

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 22:41 WITA

RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:05 WITA

KPK Geledah 3 Kantor Boltara, Selain Brangkas Kosong, Apa yang Ditemukan?

Senin, 28 September 2026 - 09:53 WITA

KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Boltara, Ditemukan Brangkas

Berita Terbaru

Plt. Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Boltara

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:52 WITA