BOLTARA, Expektasi.com – Inspektur Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Khristanto Nani, S.STP., M.H., menegaskan pentingnya efektivitas manajemen aset daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang tertib, transparan, dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada Apel Kerja Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara, yang digelar di halaman Kantor Bupati, Selasa (1/9/2026).
Dalam apel tersebut, Khristanto menyampaikan arahan yang didelegasikan oleh Bupati Boltara terkait peran strategis dan kinerja Inspektorat Daerah dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Menurutnya, pengelolaan aset daerah tidak semata-mata berkaitan dengan pencatatan administrasi, tetapi juga mencakup bagaimana aset pemerintah direncanakan, dikelola, dimanfaatkan, diamankan, serta diawasi secara efektif.
“Manajemen aset daerah merupakan bagian penting dalam mewujudkan tertib administrasi, pengelolaan, pemanfaatan, serta pengawasan aset milik pemerintah daerah,” ujar Khris.
Ia menekankan, Inspektorat Daerah ke depan harus terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memastikan setiap program dan kebijakan berjalan sesuai ketentuan sekaligus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Semoga Inspektorat ke depan terus menjadi strategic partner Pemerintah Daerah dalam mengawal tata kelola, efektivitas manajemen risiko dan penguatan pengendalian intern,” tegasnya.
Khris juga menegaskan bahwa paradigma Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) saat ini harus terus berkembang. APIP modern, kata dia, tidak lagi hanya dipandang sebagai pihak yang bertugas mencari kesalahan, melainkan hadir memberikan jaminan (assurance) dan konsultasi (consulting) bagi organisasi.
“APIP modern bukan sekadar mencari kesalahan, tetapi memberikan assurance dan consulting agar tujuan organisasi tercapai, berdampak dan memberikan nilai tambah,” jelasnya.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat membangun sinergi dengan Inspektorat, khususnya dalam memperkuat pengendalian internal, mengidentifikasi serta mengelola risiko, dan memastikan pelaksanaan program pemerintah berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Dengan pendekatan tersebut, Inspektorat diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengawas di akhir proses, tetapi mampu hadir sejak awal sebagai mitra perangkat daerah dalam mencegah potensi persoalan sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Apel bersama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh ASN dalam menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pencapaian tujuan organisasi dan pelayanan publik yang semakin baik.












