Expektasi.com, Sangihe – Menyikapi gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kampung Bahu dan sekitarnya pada Senin (08/06/2026) pukul 06.37.42 WIB, Pemerintah Kampung Bahu secara resmi menetapkan status siaga dan segera melakukan langkah respons cepat di lapangan.
Berdasarkan laporan awal, gempa yang berpusat pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur dengan kedalaman 105 kilometer tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan fisik pada pemukiman warga.
Hingga berita ini diturunkan, tercatat dua unit rumah mengalami kerusakan ringan akibat kuatnya guncangan. Rumah milik keluarga Kasealang-Makapuas di Lindongan III dan rumah keluarga Padarat Tompoh di Lindongan II mengalami runtuhnya dinding bagian atas bangunan. Selain itu, satu unit kamar mandi milik keluarga Israel-Makapuas di Lindongan III juga mengalami kerusakan.
Kapitalaung Kampung Bahu, Amir Mahmud Hapantenda, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah kampung dalam menghadapi situasi pascagempa.
Mengingat adanya Peringatan Dini Tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG untuk wilayah Sulawesi Utara dan sekitarnya, Pemerintah Kampung Bahu mengeluarkan sejumlah imbauan kepada seluruh warga.
Pertama, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan waspada serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya atau hoaks. Kedua, warga diimbau untuk menghindari bangunan yang mengalami keretakan maupun kerusakan struktur guna mengantisipasi risiko runtuhan susulan.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan situasi melalui kanal komunikasi resmi pemerintah, BMKG, BPBD, dan instansi terkait lainnya. Warga juga diharapkan senantiasa mematuhi setiap arahan dan protokol keselamatan yang disampaikan oleh pihak berwenang.
“Terkait gempa yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, khususnya di Kampung Bahu, kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang meresahkan. Mari kita terus berdoa agar kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” ujar Amir Mahmud Hapantenda.
Pemerintah Kampung Bahu bersama aparat terkait terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap dampak gempa guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan maupun dampak lainnya.
(Hulik Manahede)











