Expektasi.com, Sangihe – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., secara resmi membuka sekaligus memaparkan materi pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2027. Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Hotel Tahuna Beach, Selasa (10/03/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah. Menurutnya, forum ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan aspirasi masyarakat dari tingkat desa hingga kabupaten dengan arah kebijakan pembangunan nasional.
“Musrenbang adalah wadah demokratis untuk memastikan pembangunan berjalan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel. Setiap kebijakan yang diambil harus benar-benar mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat serta kemampuan keuangan daerah,” ujar Thungari.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan arah pembangunan daerah melalui visi “Muda Berkarya, Wujudkan Sangihe Lebih Sejahtera dan Berbudaya” yang dijabarkan dalam program unggulan Sapta Membara. Program ini menitikberatkan pada sejumlah prioritas pembangunan yang dianggap krusial bagi kemajuan daerah.
1. Reformasi Birokrasi dan Pengisian Jabatan Strategis
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong reformasi birokrasi melalui penataan aparatur secara profesional dan transparan. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama.
Saat ini, dari sembilan posisi Kepala Perangkat Daerah yang sempat kosong, sebanyak tujuh pejabat telah resmi dilantik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif, responsif, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
2. Solusi Krisis Listrik dan Ketahanan Energi
Menanggapi keluhan masyarakat terkait keterbatasan pasokan listrik, pemerintah daerah telah melakukan koordinasi intensif dengan DPRD dan PLN guna memperkuat sistem kelistrikan di wilayah Sangihe.
Beberapa langkah strategis yang disiapkan antara lain:
-Pengadaan lima unit mesin pembangkit baru dengan total kapasitas sekitar 4.000 kWh, yang diproyeksikan mampu menciptakan surplus daya hingga 40 persen.
-Penerapan sistem energi hybrid, yakni kombinasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada siang hari dan mesin diesel pada malam hari.
-Pengamanan dan kesiapan lahan sebagai lokasi penempatan mesin pembangkit.
“Mesin tidak akan diturunkan jika lahannya belum siap. Saya minta para Camat mengawal langsung persoalan ini agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tegas Bupati.
3. Pembangunan Infrastruktur Dasar Air Bersih
Selain listrik, persoalan air bersih juga menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Untuk itu, Pemkab Sangihe mengawal program Balai Cipta Karya dengan nilai anggaran sekitar Rp12 miliar guna mengatasi krisis air bersih di Kota Tahuna.
Program tersebut juga mencakup penggantian pipa asbes peninggalan tahun 1972 di wilayah Tahuna Barat, Apengsembeka, dan Tidore. Dinas Pekerjaan Umum bersama PDAM diminta memastikan proyek tersebut berjalan tepat waktu dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
4. Akselerasi Sektor Unggulan dan Peningkatan PAD
Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pemerintah akan fokus mengembangkan tiga sektor unggulan yang dinilai memiliki potensi besar, yakni:
-Perkebunan
-Perikanan
-Pariwisata
Ketiga sektor tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
5. Peningkatan Kualitas SDM dan Layanan Sosial
Pemerintah daerah juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan.
Di bidang kesehatan, Pemkab Sangihe akan membangun Puskesmas dengan nilai anggaran sekitar Rp9 miliar sebagai fasilitas kesehatan andalan bagi masyarakat di wilayah Tatoareng.
Sementara di sektor pendidikan, pemerintah mulai mengimplementasikan program makanan bergizi gratis bagi pelajar serta pemanfaatan teknologi Smart Board di sejumlah sekolah guna mendukung proses pembelajaran berbasis digital.
Adapun dalam bidang ketenagakerjaan, program Ausbildung ke Jerman bagi pemuda Sangihe tetap dilanjutkan. Peserta akan mengikuti pelatihan intensif di Jakarta sebelum diberangkatkan untuk menjalani pendidikan dan kerja di Jerman.
Bupati berharap Musrenbang RKPD 2027 dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan realistis. Dokumen tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan KUA-PPAS hingga APBD Tahun 2027.
Dengan perencanaan yang matang dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe optimistis mampu mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang dikenal sebagai beranda utara Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
(Hulik Manahede)










