Expektasi.com, Gorontalo Utara – Dalam upaya memperkuat sinergitas dan kolaborasi antarperguruan tinggi, Universitas Ichsan Gorontalo Utara (Unisan Gorut) baru-baru ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan tiga universitas ternama di Indonesia, yakni Universitas Pamulang, Institut Teknologi Nasional (ITenas), dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).
Rektor Unisan Gorut, Dr. Fatma M. Ngabito, S.Ip, M.Si, menyampaikan MoU ini telah berlangsung sejak kemarin di Jakarta, sampai hari ini di Bandung, Jawa Barat.

Dikatakannya, kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, seperti pengembangan kurikulum, pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, hingga program pengabdian kepada masyarakat.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Unisan Gorut di kancah pendidikan nasional. Dengan sinergitas ini, kami optimis dapat meningkatkan mutu pendidikan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Dr. Fatma, Rabu (20/11/2024).

MoU ini juga merupakan bagian dari visi besar Unisan Gorut untuk memperluas jejaring dengan berbagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia, guna menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan inovatif.
Lebih lanjut, Dr. Fatma mengatakan, Unisan Gorut juga telah menjadwalkan MoU lebih lanjut dengan tiga universitas lainnya, yaitu Universitas Kristen Maranatha, Universitas Telkom, dan Universitas Technopark Gunadarma. Pertemuan rencananya akan digelar pada kamis besok dan jumat.
Menurut Dr. Fatma, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat aspek teknologi, inovasi, kewirausahaan pertukaran mahasiswa, magang, riset bersama dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Kami akan terus menjalin hubungan strategis dengan perguruan tinggi lain agar mahasiswa Unisan Gorut dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tambahnya sembari berharap agar MoU ini bisa segera di implementasikan.
Langkah strategis ini menunjukkan komitmen Unisan Gorut dalam menghadirkan pendidikan berkualitas serta membangun sinergitas yang berkelanjutan di dunia pendidikan tinggi Indonesia.











