Expektasi.com, Sangihe – Aktivitas pelayanan kapal di Pelabuhan Tahuna kembali normal setelah seluruh rangkaian proses bongkar muat komoditas logistik strategis nasional rampung dilaksanakan.
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tahuna secara resmi mengumumkan bahwa seluruh aktivitas tambat kapal perintis dan kapal penumpang reguler kembali dialihkan ke Pelabuhan Tahuna. Kebijakan tersebut efektif berlaku mulai Jumat (17/7/2026).
Normalisasi operasional pelabuhan ini dilakukan setelah Kapal Tol Laut KM Logistik Nusantara 06 menyelesaikan seluruh aktivitas bongkar muat dengan aman dan lancar. Dengan selesainya aktivitas logistik berskala besar tersebut, area dermaga kembali dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Plt. Kepala Kantor UPP Kelas II Tahuna, Meifrid M. Palenewen, ST., SH., M.AP., M.AG., membenarkan kebijakan pemulihan operasional tersebut saat dikonfirmasi awak media melalui pesan tertulis WhatsApp, Kamis (16/7/2026).
Meifrid menjelaskan, apabila tidak terdapat kendala cuaca maupun teknis di lapangan, Kapal Tol Laut KM Logistik Nusantara 06 dijadwalkan meninggalkan Pelabuhan Tahuna pada Kamis malam atau menjelang Jumat subuh.
“Mohon dukungan, bila tidak ada halangan sebentar malam atau subuh kapal tol laut bertolak, sehingga memungkinkan untuk aktivitas normal kembali di Pelabuhan Tahuna,” ujar Meifrid.
Dengan bertolaknya kapal tol laut tersebut, pengaturan ruang dermaga kembali berjalan normal. Sejumlah armada reguler pun dapat kembali melaksanakan aktivitas tambat di Pelabuhan Tahuna.
Kapal-kapal yang operasional tambatnya dikembalikan ke Pelabuhan Tahuna meliputi kapal perintis serta kapal cepat penumpang dengan rute Manado–Tahuna, Ulu Siau–Tahuna, dan Melonguane–Tahuna.
Sebelumnya, aktivitas tambat sejumlah kapal sempat dialihkan sementara selama berlangsungnya proses bongkar muat logistik di Pelabuhan Tahuna.
Otoritas pelabuhan menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan kerja sama para operator kapal serta masyarakat pengguna jasa selama masa pengalihan berlangsung.
UPP Kelas II Tahuna menegaskan komitmennya untuk terus menjaga standar keselamatan, keamanan, serta kelancaran arus transportasi laut di wilayah Kepulauan Sangihe.
(Hulik Manahede)











