Expektasi.com, Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisaris Wilayah (Komwil) Alkhairaat Bolaang Mongondow Raya (BMR), menghadiri kegiatan buka puasa bersama Pengurus Wilayah Alkhairaat BMR, Selasa (17/03/2026).
Kegiatan yang difasilitasi oleh Prokopim tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Alkhairaat Bintauna dan dihadiri oleh pengurus serta jamaah Alkhairaat se-Bolaang Mongondow Raya.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada para guru Alkhairaat dan masyarakat umum. Selain itu, disalurkan pula bantuan uang kepada para siswa/santri Alkhairaat serta insentif bagi guru Madrasah Diniyah (Madin) Alkhairaat se-Bolaang Mongondow Utara sebanyak 38 orang.
Dalam sambutannya, Bupati SJL sapaan akrabnya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pengurus Alkhairaat di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
“Ini merupakan wadah silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan kita sebagai bagian dari organisasi Alkhairaat,” ujar Bupati SJL.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan konsolidasi organisasi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Haul Guru Tua ke-58 yang akan digelar pada 1 April 2026 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
“Sebagai bagian dari organisasi Alkhairaat, kita harus melakukan konsolidasi, menginventarisir serta membahas seluruh persiapan pelaksanaan Haul Guru Tua,” jelasnya.
Bupati SJL juga mengimbau seluruh pengurus, mulai dari tingkat ranting, cabang hingga daerah, agar segera melaksanakan rapat kerja dan menginventarisasi kebutuhan serta agenda kegiatan yang akan dilaksanakan.
Menurutnya, persiapan harus difokuskan secara matang agar pelaksanaan haul akbar tersebut dapat berjalan sukses.
“Supaya ketika tiba saatnya kita sudah siap untuk menuju pelaksanaan Haul,” tambahnya.
Ia juga berharap jamaah Haul dari Boltara dan wilayah BMR dapat terorganisir dengan baik serta berperan aktif dalam kegiatan tersebut.
“Nanti pengurus wilayah dapat membicarakan secara teknis, mulai dari persiapan keberangkatan, sarana prasarana, hingga kembali ke Kabupaten Boltara,” pungkasnya.










