Expektasi.com, Boltara – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, secara resmi melantik dua Penjabat Sangadi (Kepala Desa) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di desa yang sedang mengalami transisi pemerintahan.
Pelantikan berlangsung di Ruang Rapat BPKPD Boltara, Selasa (21/10/2025), dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah serta perangkat desa terkait.
Adapun dua pejabat yang dilantik yaitu:
1. Aikal Pohontu, sebagai Penjabat Sangadi Bolangitang I Kecamatan Bolangitang Barat, yang akan bertugas hingga terpilihnya sangadi definitif.
2. Risna Butolo, sebagai Penjabat Sangadi Dalapuli Barat Kecamatan Pinogaluman, yang juga akan melaksanakan tugas hingga adanya pejabat definitif.
Dalam sambutannya, Bupati Dr. Sirajudin Lasena atau yang akrab disapa SJL, menegaskan bahwa meskipun Penjabat memiliki legitimasi terbatas, namun dari sisi kewenangan dan tanggung jawab pemerintahan sama dengan pejabat definitif.
“Saya juga pernah menjadi Penjabat Bupati karena ketentuan perundang-undangan. Sama halnya dengan bapak ibu yang baru dilantik hari ini, yang harus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar SJL.
Bupati SJL menekankan bahwa langkah awal yang harus dilakukan para penjabat adalah membangun komunikasi dan silaturahmi dengan para tokoh masyarakat di desa, termasuk tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. Menurutnya, komunikasi yang baik akan menjadi fondasi kuat untuk memperoleh dukungan publik dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat desa.
Lebih lanjut, SJL mengingatkan agar para penjabat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemerintahan sebelumnya, tanpa mencari-cari kesalahan. Jika ada kekurangan administrasi, segera diperbaiki. Sebaliknya, jika ada program yang kurang maksimal, maka penjabat baru harus berinovasi dengan konsep terbarukan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Yang paling penting adalah sisi sosial kemasyarakatan. Pemerintah, terutama penjabat yang baru dilantik, harus benar-benar hadir di tengah-tengah masyarakat, baik dalam suka maupun duka. Bapak dan ibu adalah perpanjangan tangan pemerintah kabupaten,” tegas Bupati.
Bupati juga berpesan agar para penjabat sangadi memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam akses pelayanan publik serta selalu mengutamakan kesejahteraan masyarakat desa.
“Pemerintah Kabupaten Boltara berharap roda pemerintahan di tingkat desa dapat berjalan lancar, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tutup Bupati.










