Expektasi.com, Bolmut – Hanya dalam kurun waktu 50 hari sejak resmi menjabat, duet kepemimpinan Dr. Sirajudin Lasena, SE.M.Ec.Dev dan Mohammad Aditya Pontoh, S.IP mulai menunjukkan arah pembangunan yang progresif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat. Pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada awal Maret lalu menjadi titik awal perubahan baru di Bolmut.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun media ini, berikut deretan terobosan yang dilakukan SJL-MAP di 50 hari kerja:
Turun Langsung ke Desa-Desa
Kedua pemimpin Bolmut yang visioner dan energik ini langsung bergerak cepat dengan terjun langsung ke desa-desa terpencil dan tertinggal seperti Desa Goyo, Pangkusa, dan Sidodadi. Mereka mencermati kebutuhan masyarakat setempat yang berkaitan dengan program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur.
Di beberapa kesempatan, SJL-MAP sapaan akrab keduanya, turun langsung melihat wilayah-wilayah Bolmut yang terdampak banjir sembari memberikan bantuan sosial guna meringankan beban masyarakat yang terkena dampak langsung. Tingginya curah hujan di Bolmut dari Januari hingga Maret 2025 menyebabkan beberapa wilayah di Kecamatan Sangkub, Bintauna, Bolangitang Timur-Barat, Kaidipang, dan Pinogaluman terendam banjir. Kehadiran SJL-MAP di daerah terdampak menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi titik-titik bermasalah terkait drainase dan faktor lain penyebab banjir.
Safari Ramadhan dan Pasar Murah
Di awal kepemimpinannya, SJL-MAP juga diperhadapkan dengan bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah. Keduanya larut dalam kebersamaan bersama masyarakat saat menggelar safari Ramadhan. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mereka untuk mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat serta menggelar pasar murah dengan 1.000 paket di setiap kecamatan.
Transparansi APBD 2025
Dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025, SJL-MAP menerapkan prinsip transparansi kepada publik. Ditengah-tengah efisiensi anggaran guna mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, SJL-MAP menunjukkan progres yang baik. Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Sulut mendapatkan anggaran sebesar Rp170 miliar untuk perbaikan rumah sakit, termasuk yang ada di Bolmut. Selain itu, Pemprov Sulut bekerja sama dengan Pemkab Bolmut berkomitmen memberikan beasiswa bagi masyarakat yang ingin menjadi dokter dan dokter spesialis guna meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah ini.
Mendorong Investasi Daerah
SJL-MAP membuka pintu selebar-lebarnya bagi investor di semua bidang. Mereka memastikan kemudahan izin dan menjamin keamanan investasi di daerah selama tidak bertentangan dengan aturan. Keberadaan investor diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan, menyerap tenaga kerja lokal, serta menambah pendapatan asli daerah (PAD).
Pada tahun 2025, Kabupaten Bolmut juga mendapat alokasi Dana Desa sebesar Rp76.187.018.000 yang telah didistribusikan ke 106 desa. Dana ini diharapkan dapat mendorong pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bolmut.
Disektor pariwisata juga sepertinya mendapat perhatian khusus SJL-MAP, pembanguan insfrastruktur penunjang di kawasan destinasi wisata pantai batu pinagut, internet wifi gratis, menjadi daya tarik bagi pengunjung. Terbukti dimomen hari raya idul fitri 1446 H, kawasan wisata ini dipadati ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah.










