Expektasi.com, Sangihe – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Tabukan Utara terus mempererat tali silaturahmi umat melalui program Safari Ramadhan. Memasuki malam ke-7 Ramadhan 1447 H, Tim VII PHBI melakukan kunjungan resmi ke Masjid Al-Muhajirin Kalekube 1, di wilayah Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (24/02/2026).
Tim VII yang dipimpin oleh Hasyim Samalam, S.Sos hadir bersama sejumlah anggota, di antaranya Masruru Salele, S.Pd.I., M.Pd., Arham Padarat, S.Pd.I., serta Jebrel Makasaehe, S.Kom. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh jamaah dan tokoh masyarakat setempat dalam suasana penuh kebersamaan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Arham Padarat menyampaikan pencerahan spiritual mengenai makna puasa dalam perspektif Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan proses pembinaan diri secara menyeluruh.
Menurutnya, terdapat dua istilah penting dalam pemaknaan puasa:
-As-Siyam, yaitu dimensi syariat yang merujuk pada kewajiban menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
-As-Shaum, yakni makna yang lebih luas dan filosofis, meliputi kemampuan menjaga lisan, mengendalikan hawa nafsu, serta memperbaiki perilaku.
“Puasa yang sempurna bukan hanya menahan haus dan lapar secara fisik (As-Siyam), tetapi juga membentengi diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanfaat (As-Shaum),” ujar Ustadz Arham di hadapan jamaah.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi Al-Qur’an, kegiatan Safari Ramadhan tersebut turut diisi dengan penyerahan wakaf Al-Qur’an dari Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jais Salele, S.Kom.
Penyerahan wakaf diwakili oleh Masruru Salele dan diterima langsung oleh Imam Masjid Al-Muhajirin Kalekube 1. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan tadarus serta pembinaan spiritual masyarakat selama bulan suci Ramadhan dan berkelanjutan setelahnya.
(Hulik Manahede)











