Perampingan OPD, Pemkab Boltara Menuju Birokrasi Efisien dan Pelayanan Publik Responsif

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena mengatakan perampingan OPD dipandang perlu dilakukan

Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena mengatakan perampingan OPD dipandang perlu dilakukan

Expektasi.com, Boltara – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev dan Wakil Bupati Mohamad Aditya Pontoh, S.IP, tengah mempersiapkan langkah strategis berupa perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dinilai kurang efektif serta kerap mengalami tumpang tindih kewenangan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Dr. Sirajudin Lasena, yang akrab disapa SJL, dalam sambutannya saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Peta Proses Bisnis Perangkat Daerah yang digelar di Meeting Room Aston Manado, Jumat (04/07/2025).

Menurut SJL, langkah perampingan ini merupakan bagian dari komitmen reformasi birokrasi yang bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik.

“Ada beberapa OPD yang kemungkinan besar akan disatukan karena memiliki fungsi yang hampir serupa. Misalnya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan, dan Dinas Pertanian bisa saja menjadi satu atap. Begitu pula Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Semua ini masih dalam tahap kajian dan sesuai dengan ketentuan hukum yang sedang diproses,” ungkap SJL.

Lebih lanjut, SJL menjelaskan, langkah perampingan yang dirancang Pemerintah Kabupaten Boltara diprediksi akan membawa sejumlah dampak positif.

Penyederhanaan struktur dinas akan mengurangi beban anggaran, khususnya pada belanja pegawai seperti gaji, tunjangan, dan operasional kantor. Efisiensi ini berpotensi menghemat puluhan hingga ratusan miliar rupiah per tahun.

Penggabungan OPD akan mengurangi tumpang tindih kewenangan, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta memperbaiki koordinasi antar unit kerja. Penyederhanaan eselon juga mendorong optimalisasi jabatan fungsional yang lebih adaptif dan berorientasi pada kinerja.

Dengan struktur birokrasi yang lebih ramping, pelayanan publik akan menjadi lebih cepat, sederhana, dan tidak berbelit-belit. Biaya operasional yang lebih rendah juga memungkinkan anggaran dialihkan ke sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan digitalisasi layanan.

Struktur yang lebih sederhana memungkinkan proses evaluasi dan peningkatan kompetensi ASN dilakukan secara lebih terukur dan fokus. Hal ini juga mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan Boltara.

Dana hasil efisiensi dari perampingan dapat diarahkan ke belanja modal yang lebih produktif, seperti pembangunan infrastruktur dasar dan pengembangan layanan publik.

Pemkab Boltara akan menjalankan perampingan ini melalui beberapa tahapan teknis, di antaranya:

  • Penggabungan OPD berdasarkan kesamaan fungsi dan tujuan
  • Pengurangan jabatan struktural/eselon berlapis
  • Peralihan jabatan struktural ke jabatan fungsional

Dari perampingan ini, hasil yang diharapkan antara lain:

Efek Uraian
Hemat APBD Beban operasional menurun, anggaran daerah menjadi lebih longgar
Cepat & Jelas Koordinasi lebih singkat, keputusan lebih cepat dan tepat sasaran
Modernisasi Ruang untuk pengembangan layanan digital semakin terbuka luas
Akurat & Fokus SDM lebih terarah pada tugas inti dan lebih mudah dibina serta dievaluasi

Langkah progresif ini menunjukkan bahwa Bupati dan Wakil Bupati Boltara benar-benar serius dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

“Kami ingin birokrasi yang melayani, bukan yang memberatkan. Karena pada akhirnya, semua perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas SJL.

“Dengan dukungan regulasi yang sedang dalam proses, serta partisipasi aktif seluruh komponen terkait, transformasi ini dipastikan akan membawa wajah baru bagi birokrasi Kabupaten Bolaang Mongondow Utara,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga Bapok di Pasar Rakyat Boroko Relatif Stabil
Bupati Boltara Lantik Ogon Masuara sebagai Pj. Sangadi Desa Wakat
Bupati Boltara Lantik Pengurus Al Khairat Sangkub 2025–2030
HUT ke-1 Arch Coffee, Satukan Pecinta Catur Boltara di Pantai Batu Pinagut
Bupati Boltara Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sangkub
Satpol PP Boltara Intensifkan Patroli dan Himbauan di Pantai Batu Pinagut
SJL-MAP Ikuti Apel Pagi ASN di Batu Pinagut, Dilanjutkan Senam dan Aksi Bersih Pantai
Bupati Boltara Pimpin Rakor Program Kegiatan Pemerintah Desa Tahun 2026
Berita ini 207 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:19 WITA

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga Bapok di Pasar Rakyat Boroko Relatif Stabil

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:14 WITA

Bupati Boltara Lantik Ogon Masuara sebagai Pj. Sangadi Desa Wakat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Bupati Boltara Lantik Pengurus Al Khairat Sangkub 2025–2030

Senin, 26 Januari 2026 - 13:41 WITA

HUT ke-1 Arch Coffee, Satukan Pecinta Catur Boltara di Pantai Batu Pinagut

Senin, 26 Januari 2026 - 13:04 WITA

Bupati Boltara Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sangkub

Berita Terbaru