Paparkan RKPD 2026, Yulius Selvanus: Angka Kemiskinan Menurun, Pengangguran Cenderung Tinggi

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay

Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay

Expektasi.com, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memaparkan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulut yang berlangsung di The Sentra Hotel Manado, Rabu (23/04/2025). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyoroti sejumlah capaian pembangunan, termasuk penurunan angka kemiskinan dan tantangan dalam pengurangan pengangguran.

Gubernur Yulius menyampaikan bahwa Sulut mencatatkan kinerja cukup baik dalam menurunkan angka kemiskinan selama periode 2020 hingga 2024. Berdasarkan data, angka kemiskinan di Sulut turun dari 7,78% pada 2020 menjadi 6,70% pada 2024. Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang turun dari 10,19% menjadi 8,57% di periode yang sama.

“Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Sulut tidak hanya efektif, tetapi juga berjalan lebih baik dari capaian nasional,” jelas Gubernur.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti kemajuan dalam penurunan kemiskinan ekstrem. Di tingkat nasional, angka kemiskinan ekstrem menurun dari 2,14% pada 2021 menjadi 0,83% pada 2024. Sementara itu, Sulut mencatat penurunan yang lebih signifikan dari 1,87% menjadi hanya 0,56%.

“Ini bukti nyata bahwa strategi kita dalam menjangkau kelompok masyarakat paling rentan sudah berada di jalur yang tepat,” tambahnya.

Namun demikian, tantangan besar masih menghantui sektor ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulut meskipun sudah menurun, masih tercatat cenderung lebih tinggi dari nasional. Pada 2024, TPT Sulut berada di angka 5,85%, sedangkan nasional 4,82%.

“Kita harus akui, penciptaan lapangan kerja masih menjadi PR utama. Ini akan menjadi fokus utama dalam RKPD 2026, dengan strategi peningkatan investasi, pelatihan vokasi, dan perluasan sektor ekonomi produktif,” tegas Yulius Selvanus.

Musrenbang ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah, serta merespons tantangan sosial-ekonomi yang masih dihadapi. Kami siap mengikuti irama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang bergerak cepat, hingga ke seluruh daerah.

 

Berita Terkait

Srikandi Jaga Desa Dikukuhkan, Bupati Boltara Tekankan Peran Strategis Perempuan
Bupati Boltara Hadiri North Sulawesi Investment Forum 2026 di Manado
Hadiri Kawin Massal Provinsi Sulut, Bupati Sangihe Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik
Seminar Aktualisasi Latsar CPNS Boltara Angkatan XII Digelar
Day 2 Latsar CPNS Boltara, Gubernur Sulut Kunjungi BPSDM
Pemkab Boltara Kembali Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut
GP Ansor Sulut Serukan Kewaspadaan terhadap Isu Pemecah Persaudaraan
Wabup MAP Resmi Buka Coaching Clinic Inovasi Daerah Boltara di Manado
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Srikandi Jaga Desa Dikukuhkan, Bupati Boltara Tekankan Peran Strategis Perempuan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:07 WITA

Bupati Boltara Hadiri North Sulawesi Investment Forum 2026 di Manado

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:35 WITA

Hadiri Kawin Massal Provinsi Sulut, Bupati Sangihe Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:36 WITA

Seminar Aktualisasi Latsar CPNS Boltara Angkatan XII Digelar

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:48 WITA

Day 2 Latsar CPNS Boltara, Gubernur Sulut Kunjungi BPSDM

Berita Terbaru