Expektasi.com, Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, memaparkan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Sulut yang berlangsung di The Sentra Hotel Manado, Rabu (23/04/2025). Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyoroti sejumlah capaian pembangunan, termasuk penurunan angka kemiskinan dan tantangan dalam pengurangan pengangguran.
Gubernur Yulius menyampaikan bahwa Sulut mencatatkan kinerja cukup baik dalam menurunkan angka kemiskinan selama periode 2020 hingga 2024. Berdasarkan data, angka kemiskinan di Sulut turun dari 7,78% pada 2020 menjadi 6,70% pada 2024. Angka ini tercatat lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional yang turun dari 10,19% menjadi 8,57% di periode yang sama.
“Penurunan ini menunjukkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Sulut tidak hanya efektif, tetapi juga berjalan lebih baik dari capaian nasional,” jelas Gubernur.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti kemajuan dalam penurunan kemiskinan ekstrem. Di tingkat nasional, angka kemiskinan ekstrem menurun dari 2,14% pada 2021 menjadi 0,83% pada 2024. Sementara itu, Sulut mencatat penurunan yang lebih signifikan dari 1,87% menjadi hanya 0,56%.
“Ini bukti nyata bahwa strategi kita dalam menjangkau kelompok masyarakat paling rentan sudah berada di jalur yang tepat,” tambahnya.
Namun demikian, tantangan besar masih menghantui sektor ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sulut meskipun sudah menurun, masih tercatat cenderung lebih tinggi dari nasional. Pada 2024, TPT Sulut berada di angka 5,85%, sedangkan nasional 4,82%.
“Kita harus akui, penciptaan lapangan kerja masih menjadi PR utama. Ini akan menjadi fokus utama dalam RKPD 2026, dengan strategi peningkatan investasi, pelatihan vokasi, dan perluasan sektor ekonomi produktif,” tegas Yulius Selvanus.
Musrenbang ini menjadi wadah koordinasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah, serta merespons tantangan sosial-ekonomi yang masih dihadapi. Kami siap mengikuti irama kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang bergerak cepat, hingga ke seluruh daerah.










