Expektasi.com, Sangihe – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, 27 Rajab 1447 Hijriah, sebagai momentum transformasi diri serta penguatan spiritualitas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Peristiwa agung Isra Mi’raj tidak sekadar diperingati sebagai agenda keagamaan tahunan, tetapi menjadi simbol ketaatan total seorang hamba kepada Sang Pencipta. Dalam konteks kehidupan sosial masyarakat Kepulauan Sangihe, nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia yang terkandung di dalamnya diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan antarwarga.
Pada peringatan Isra Mi’raj tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menekankan tiga pesan utama yang relevan dengan tantangan pembangunan daerah, yaitu:
1. Teguh dalam Keimanan
Menjadikan nilai-nilai ibadah sebagai pendorong integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam bekerja serta berkarya.
2. Ketaatan Kolektif
Memperkuat disiplin dan kepatuhan terhadap norma agama maupun aturan bernegara demi terciptanya ketertiban dan keharmonisan sosial.
3. Akhlak Mulia
Mengedepankan etika, kesantunan, dan saling menghormati dalam setiap interaksi sosial, sejalan dengan visi Sangihe sebagai daerah yang berbudaya.
“Peringatan Isra Mi’raj ini merupakan waktu yang tepat bagi kita semua untuk melakukan refleksi diri. Keimanan yang kuat harus tercermin dalam akhlak yang baik kepada sesama, sehingga terwujud masyarakat Sangihe yang harmonis, sejahtera, dan bermartabat,” ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (16/01/2026).
Melalui semangat Isra Mi’raj, masyarakat diajak untuk terus mendukung program pembangunan daerah dengan landasan moral dan spiritual yang kokoh. Sinergi antara ketaatan kepada Allah SWT dan semangat gotong royong antarsesama diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kabupaten Kepulauan Sangihe yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan.
Pemerintah daerah berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peringatan Isra Mi’raj dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.
Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah.
Semoga keberkahan senantiasa menyertai Bumi Proklamator dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara.
(Hulik Manahede)











