HUT ke-111 Utaurano, Teguhkan Status Kampung Mandiri Lewat Tradisi Tulude

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Expektasi.com, Sangihe – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-111 Kampung Utaurano yang dirangkaikan dengan prosesi adat Tulude berlangsung khidmat di Gedung BPU Kampung Utaurano, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Minggu (15/2/2026).

Momentum ini menjadi penegasan atas konsistensi tata kelola pemerintahan desa yang berhasil mempertahankan status sebagai Kampung Mandiri selama lima tahun berturut-turut.

Kehadiran Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten, ny. Cherry Thungari Soeyoenus, menambah makna istimewa dalam perayaan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas capaian Kampung Utaurano yang dinilai sebagai cermin keberhasilan pembangunan berkelanjutan di Tanah Tampungang Lawo.

Bupati Michael Thungari menyoroti konsistensi kepemimpinan Kapitalaung Herdyanto Takapulungang dalam menjaga stabilitas dan kemajuan kampung. Berdasarkan data Indeks Desa Membangun (IDM), Utaurano menyandang status Kampung Mandiri sejak 2022 hingga 2026.

“Mempertahankan capaian selama beberapa tahun menunjukkan adanya komitmen bersama antara pemerintah kampung dan masyarakat. Pola pembangunan di Utaurano patut menjadi referensi bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ujar Thungari.

Ia juga memuji tertib administrasi pemerintahan kampung serta peran aktif TP-PKK sebagai fondasi penting dalam pembangunan berbasis komunitas.

Kapitalaung Herdyanto Takapulungang menegaskan bahwa perayaan HUT yang dibalut prosesi adat Tulude bukan sekadar seremoni tahunan. Tulude dimaknai sebagai ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan kampung, sekaligus momentum refleksi dan penguatan nilai kebersamaan.

“Terima kasih kepada seluruh lembaga kampung dan masyarakat yang telah bergotong royong. Ini adalah bentuk syukur kami atas perjalanan panjang kampung ini,” kata Herdyanto.

Tradisi Tulude sendiri sarat simbol, mulai dari doa bersama hingga prosesi pemotongan kue tamo sebagai lambang harapan dan berkat di tahun yang baru.

Acara yang berlangsung penuh khidmat ini turut dihadiri Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, perwakilan kejaksaan, Camat Tabukan Utara, Ketua TP-PKK Kecamatan, Direktur PDAM, Staf Khusus Bupati, Ketua Dewan Adat Sangihe, serta para tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Maulid Nabi di Masjid Imaduddin, Jais Salele Ajak Warga Rawat Kerukunan
Sertijab Kapitalaung Kampung Bahu Berjalan Khidmat, Pj. Baru Siap Emban Amanah Masyarakat
Nafiri Cup 2026: Tanjung Bio FC dan Malamenggu FC Sama Kuat
Kepedulian Nyata Jais Salele untuk Warga Korban Kebakaran Malueng
Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kampung Malueng Sangihe
Sah! Pemkab dan DPRD Sangihe Sepakati KUA-PPAS Perubahan APBD 2026
Terkesan Tak Sopan, Pers Demo Kepala Kantor Bea Cukai Tahuna, Berujung Permintaan Maaf
Kejurprov Bola Voli U-19 Se-Sulut Resmi Dibuka di GOR Manente Sangihe
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:45 WITA

Maulid Nabi di Masjid Imaduddin, Jais Salele Ajak Warga Rawat Kerukunan

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Sertijab Kapitalaung Kampung Bahu Berjalan Khidmat, Pj. Baru Siap Emban Amanah Masyarakat

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:49 WITA

Nafiri Cup 2026: Tanjung Bio FC dan Malamenggu FC Sama Kuat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:35 WITA

Kepedulian Nyata Jais Salele untuk Warga Korban Kebakaran Malueng

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Kampung Malueng Sangihe

Berita Terbaru

Bupati Boltara Sirajudin Lasena beserta jajaran menyerahkan bantuan Benih jagung bersumber dari APBN kepada kelompok tani

Boltara

Bupati Boltara Serahkan Bantuan Benih Jagung APBN

Senin, 31 Agu 2026 - 18:20 WITA