Expektasi.com, Boltara – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Utara, Mohammad Aditya Pontoh, SIP menegaskan pentingnya soliditas kader dan penguatan struktur partai dalam menghadapi agenda politik nasional ke depan. Hal itu disampaikannya pada kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Serentak PPP se-Sulawesi Utara Tahun 2026 yang dipusatkan di Asrama Haji Sulawesi Utara, Minggu (10/05/2026).
Dalam sambutannya, Mohammad Aditya Pontoh mengajak seluruh kader PPP untuk menjadikan Muscab bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum awal dari marathon panjang menuju Pemilu 2029 dan Pemilu Lokal 2031.
Ia menegaskan bahwa konsolidasi partai harus diperkuat sejak dini agar PPP mampu menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis.
“Tentunya kita patut bersyukur dan kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ketua Umum, karena di sela-sela kesibukan dan rutinitas beliau yang sangat padat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, masih berkesempatan bersilaturahmi dengan kita semua melalui video conference,” ujar MAP sapaan akrabnya di hadapan peserta Muscab.
Menurutnya, forum Muscab harus melahirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, dan mampu membawa PPP semakin dekat dengan rakyat. Ia menekankan bahwa PPP merupakan rumah besar perjuangan umat dan rakyat yang harus dijaga bersama dengan penuh loyalitas dan ikatan batin yang kuat.
“Seluruh kader harus hadir di tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat kecil, menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta merawat persatuan di daerah yang kita cintai ini,” katanya.
MAP juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan PPP di Sulawesi Utara. Saat ini PPP memiliki delapan kursi DPRD di berbagai daerah di Sulut. Namun menurutnya, capaian itu belum menjadi titik akhir perjuangan.
“Saya memiliki keyakinan penuh bahwa PPP Sulawesi Utara akan berjuang menambah kursi yang sudah ada, bahkan mengembalikan kursi yang pernah ada,” tegasnya.
Ia menilai tantangan politik ke depan membutuhkan figur-figur partai yang siap bekerja keras, turun langsung ke lapangan, serta mampu membangun komunikasi yang kuat dengan masyarakat akar rumput.
Karena itu, MAP mengajak seluruh kader PPP di Sulawesi Utara untuk menjadikan Muscab sebagai ajang mempererat ukhuwah, bukan memperbesar perbedaan.
“Demokrasi dalam partai harus dijalankan dengan semangat persaudaraan, saling menghormati, dan tetap menjaga marwah partai,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap hasil Muscab Serentak PPP se-Sulawesi Utara mampu memperkuat mesin partai hingga tingkat bawah sehingga PPP semakin siap menghadapi seluruh agenda politik ke depan dengan optimisme dan semangat persatuan.
“Kita harus bersatu bekerja keras untuk mengembalikan kursi di DPR RI. Mari kita rapatkan barisan dan perkuat persatuan. Tanamkan dalam sanubari kita masing-masing, biarkan lambang PPP melekat kuat di dada. Dengan kebanggaan itu, kita akan bergerak lebih maksimal untuk umat,” ungkapnya penuh semangat.
Menutup penyampaian laporan DPW PPP Sulawesi Utara, MAP berharap seluruh perjuangan kader PPP mendapat ridho Allah SWT dan mampu mengantarkan partai meraih hasil maksimal pada Pemilu mendatang.
“Melalui satu visi, satu misi, dan satu persepsi dalam pikiran maupun tindakan, kita wujudkan cita-cita bersama untuk mengembalikan kejayaan Partai Persatuan Pembangunan,” pungkas MAP yang juga Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara.










