Jeritan dari Ujung Desa: Jalan Rusak di Huntuk Menghambat Harapan dan Masa Depan

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu titik jalan rusak menuju Desa Huntuk Kecamatan Bintauna Kabupaten Boltara

Salah satu titik jalan rusak menuju Desa Huntuk Kecamatan Bintauna Kabupaten Boltara

Expektasi.com, Boltara – Di tengah hamparan hijau yang menjanjikan kehidupan, ironi justru menyelimuti Desa Huntuk, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Jalan pedesaan yang seharusnya menjadi urat nadi aktivitas warga kini berubah menjadi luka panjang yang belum juga diobati.

Berdasarkan pantauan media ini, Jumat (01/05/2026), akses utama menuju Desa Huntuk mengalami kerusakan yang sangat parah dan nyaris tak layak dilalui. Lubang menganga, jalan berlumpur saat hujan, dan debu tebal saat kemarau menjadi pemandangan sehari-hari yang harus “dinikmati” warga. Jalan ini bukan sekadar penghubung biasa, melainkan jalur vital bagi mobilisasi masyarakat Kecamatan Bintauna, khususnya para petani yang menggantungkan hidup pada hasil bumi.

Ironisnya, di balik jalan yang memprihatinkan itu, terbentang luas lahan pertanian yang sangat potensial. Padi, jagung, kelapa, hingga aneka sayuran seperti rica menjadi komoditas unggulan yang dihasilkan Desa Huntuk. Namun, potensi besar tersebut seolah terpenjara oleh kondisi infrastruktur yang memprihatinkan. Distribusi hasil pertanian pun tersendat, bahkan tak jarang mengalami kerugian akibat keterlambatan pengangkutan.

Kondisi ini tentu menjadi paradoks di tengah gaung program ketahanan pangan yang digaungkan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Desa Huntuk yang sejatinya bisa menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional justru terhambat oleh persoalan klasik: jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki.

Tak hanya sektor ekonomi yang terdampak, akses pendidikan pun ikut terganggu. Anak-anak sekolah, khususnya tingkat SMA sederajat, harus berjibaku dengan kondisi jalan yang berbahaya setiap hari. Risiko kecelakaan mengintai, sementara kendaraan yang digunakan kerap mengalami kerusakan. Perjuangan mereka menuntut ilmu seolah diuji oleh kerasnya medan, bukan semata oleh pelajaran di sekolah.

Belum lagi persoalan kesehatan yang mulai mengintai. Debu tebal saat musim kemarau menjadi ancaman bagi pernapasan warga. Di beberapa titik, tumpukan sampah yang berserakan menimbulkan bau tak sedap, memperburuk kualitas lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat.

Warga Desa Huntuk mengaku kondisi ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah. Rasa kecewa dan harapan bercampur menjadi satu.

“Kami hanya ingin diperlakukan adil. Kami juga bagian dari Boltara. Jalan ini sangat penting bagi kehidupan kami,” ungkap salah satu warga dengan nada penuh harap.

Kini, masyarakat hanya bisa menanti—menanti perhatian, menanti keadilan, dan menanti langkah nyata dari pemerintah daerah untuk menghadirkan perubahan. Sebab bagi mereka, memperbaiki jalan bukan sekadar membangun infrastruktur, melainkan membuka kembali jalan menuju harapan, kesejahteraan, dan masa depan yang lebih baik.

Berita Terkait

Bupati Boltara Hadiri Rakornas KKP, Dukung Swasembada Pangan
Bupati Boltara Apresiasi Dedikasi Polri di HUT Bhayangkara ke-80
Polres Boltara Beberkan Kronologi Gugurnya Briptu Excel Mamuli
Diduga Polisi Tembak Polisi, Anggota Polres Boltara Meninggal Dunia
Puisi Kaisa Harukan Penamatan Perdana SDIT Waladun Sholeh
SDIT Waladun Sholeh Boroko Cetak Sejarah, 25 Siswa Angkatan Pertama Resmi Ditamatkan
Bupati SJL Hadiri Penamatan Angkatan Pertama dan Wisuda Tahfiz SDIT Waladun Sholeh Boroko
Bupati Boltara Hadiri Puncak PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:18 WITA

Bupati Boltara Hadiri Rakornas KKP, Dukung Swasembada Pangan

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:15 WITA

Bupati Boltara Apresiasi Dedikasi Polri di HUT Bhayangkara ke-80

Senin, 29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Polres Boltara Beberkan Kronologi Gugurnya Briptu Excel Mamuli

Senin, 29 Juni 2026 - 09:28 WITA

Diduga Polisi Tembak Polisi, Anggota Polres Boltara Meninggal Dunia

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:58 WITA

Puisi Kaisa Harukan Penamatan Perdana SDIT Waladun Sholeh

Berita Terbaru

Kantor Polsek Manganitu selatan

Hukrim

Isu Sianida di Bawuniang, Warga Diminta Lapor Resmi

Jumat, 3 Jul 2026 - 21:52 WITA

Bupati Boltara, Sirajudin Lasena didampingi jajaran pemkab Boltara dan Gubernur Sulut

Boltara

Bupati Boltara Hadiri Rakornas KKP, Dukung Swasembada Pangan

Jumat, 3 Jul 2026 - 17:18 WITA