Expektasi.com, Sangihe – Majelis Tua-Tua Kampung (MTK) Kampung Bahu resmi memulai tahapan Pemilihan Kapitalaung (Kepala Desa) serentak tahun 2026 melalui musyawarah yang digelar, Sabtu (28/02/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyukseskan agenda demokrasi tingkat kampung di wilayah Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Musyawarah menghasilkan pembentukan panitia pelaksana yang akan bertugas mengawal seluruh tahapan pemilihan secara transparan, jujur, dan netral.
Ketua MTK Kampung Bahu, Mursalim Damal, S.Pd menegaskan bahwa pembentukan panitia dilakukan secara cepat dan sesuai ketentuan yang berlaku, mengingat jadwal tahapan kabupaten yang cukup ketat.
Menurutnya, setelah nama-nama panitia disepakati, proses langsung dilanjutkan dengan pelantikan serta penyerahan Surat Keputusan (SK) agar panitia segera bekerja.
“Begitu nama-nama terpilih ditetapkan, kita langsung lakukan pelantikan. Hal ini penting agar mereka bisa segera bekerja mengejar tenggat waktu kabupaten yang sangat ketat, yakni hingga 7 Maret 2026,” ujar Mursalim.
Pembentukan panitia tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya:
-Peraturan Bupati Sangihe Nomor 13 Tahun 2018 tentang mekanisme Pemilihan Kapitalaung Serentak.
-SK Bupati Nomor 61 Tahun 2026 tentang penetapan kampung pelaksana pemilihan.
-SK Bupati Nomor 71/141/2026 terkait jadwal dan tahapan teknis pelaksanaan.
Kapitalaung Kampung Bahu, Amir Mahmud Hapantenda, dalam sambutannya menyampaikan pesan persatuan kepada masyarakat menjelang pelaksanaan pemilihan.
Ia menekankan bahwa perbedaan pilihan merupakan hal wajar dalam demokrasi, namun persaudaraan tetap harus dijaga.
“Perbedaan pilihan adalah rahmat. Jangan sampai dinamika pemilihan ini merusak tatanan kekeluargaan yang sudah kita jaga selama ini. Saya meminta Ketua Lindongan dan perangkat kampung untuk menjunjung tinggi netralitas serta membantu pemutakhiran data agar proses ini berjalan jujur dan adil,” ungkap Amir.
Panitia yang terbentuk terdiri dari unsur perangkat kampung, lembaga kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat dengan memperhatikan keterwakilan perempuan, yakni:
Ketua: Silmiaty Zahrah Tompoh Ahmad, A.Md.Kep
Wakil Ketua: Sriharyati Bakari
Sekretaris: Tahkima Salele
Anggota: Zulkifli Malomis
Anggota: Akbar Wangkai
Musyawarah ditutup dengan prosesi pelantikan panitia secara khidmat, menandai dimulainya tugas untuk mengawal pesta demokrasi kampung yang sejuk, transparan, dan akuntabel di Kampung Bahu.
(Hulik Manahede)











