Bupati Michael Thungari dan Kajati Sulut Kompak Gaungkan Gerakan Tanam Cabai di Lenganeng

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe  Michael Thungari dan Kajati Sulut Jacob Hendrik Pettilohy serta Forkompinda melakukan penanaman bibit cabai.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Kajati Sulut Jacob Hendrik Pettilohy serta Forkompinda melakukan penanaman bibit cabai.

Expektasi.com, Sangihe – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE.,MM menghadiri sekaligus membuka kegiatan penanaman bibit cabai lokal bersama Kelompok Tani Lestari 2, Kelompok Mawar, dan Kelompok Sahati di Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, SH.,MH bersama jajaran asisten Kejati Sulut di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran langsung Kajati Sulut di bumi Tampungang Lawo. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moral yang sangat berarti bagi para petani dan masyarakat Sangihe.

“Momentum hari ini kita melaksanakan penanaman bibit cabai lokal. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan produksi pangan, mendorong kemandirian pertanian, dan membangun semangat masyarakat agar terus produktif memanfaatkan potensi lahan yang ada,” ujar Thungari.

Bupati juga memaparkan bahwa meskipun Sangihe merupakan daerah kepulauan, sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah. Ia menyebut Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini tercatat sebagai penghasil kopra terbesar keempat di Sulawesi Utara dan menempati posisi pertama untuk komoditas sagu.

Meski demikian, Thungari mengakui sektor hortikultura masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Pasalnya, sebagian besar kebutuhan komoditas seperti cabai, tomat, dan sayur-sayuran masih dipasok dari wilayah Manado dan sekitarnya.

Sementara itu, Kajati Sulut Jacob Hendrik Pattipeilohy menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan melalui gerakan menanam. Ia mengatakan, setiap kunjungan kerja yang dilakukannya selalu disisipkan dengan aksi penanaman sebagai bentuk gerakan moral kepada masyarakat.

“Dari satu hal yang kita tanam, ada kehidupan yang Tuhan berikan di situ. Walaupun ini hanya gerakan moral yang kecil, di era digital sekarang semua bisa dikembangkan dan disebarluaskan lewat media,” ujar Pattipeilohy.

Ia juga mengungkapkan potensi besar pertanian modern melalui metode hidroponik. Menurutnya, teknologi tersebut dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan sekaligus mempercepat masa panen.

Sebagai gambaran, ia menyebut lahan seluas satu hektar dengan metode hidroponik berpotensi menghasilkan 40 hingga 78 ton cabai. Nilai ekonomis yang tinggi itu diharapkan mampu memotivasi pejabat daerah, petani, dan masyarakat untuk mulai mengembangkan pertanian modern berbasis teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulut juga menyoroti pentingnya komoditas cabai bagi masyarakat Sulawesi Utara.

“Cabai ini boleh kecil, tapi bayangkan kalau Sulawesi Utara tanpa cabai, bisa mengamuk orang-orang. Semua makanan di sini pasti pakai cabai,” ujarnya disambut tawa dan antusias masyarakat yang hadir.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Bicara di Forum, Bupati Michael Thungari Ajak Dunia Jaga Laut Sangihe di CBD COP17 Armenia
Rizky M. Siokona Menang Mutlak, Siap Pimpin Ngalipaeng II dengan Hati dan Kebersamaan
Amir Mahmud Hapantenda Menang, Kampung Bahu Tetap Damai!
BREAKING NEWS: 781 Warga Masuk DPT, Pemilihan Kapitalaung Kampung Bahu Digelar
Perdana ke Sangihe, Gubernur Yulius Selvanus Bawa Bantuan Pertanian
Gubernur Sulut Tiba di Sangihe, Tabukan Utara Jadi Fokus Kunjungan Kerja
Penyaluran BLT-DD Bahu Berjalan Lancar, Pj Kapitalaung: Semoga Membantu Masyarakat
Stok Terbatas, Warga Keluhkan Antrean Panjang BBM di SPBU Petta
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WITA

Bicara di Forum, Bupati Michael Thungari Ajak Dunia Jaga Laut Sangihe di CBD COP17 Armenia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Rizky M. Siokona Menang Mutlak, Siap Pimpin Ngalipaeng II dengan Hati dan Kebersamaan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Amir Mahmud Hapantenda Menang, Kampung Bahu Tetap Damai!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WITA

BREAKING NEWS: 781 Warga Masuk DPT, Pemilihan Kapitalaung Kampung Bahu Digelar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:43 WITA

Gubernur Sulut Tiba di Sangihe, Tabukan Utara Jadi Fokus Kunjungan Kerja

Berita Terbaru

Panitia Pemilihan Kapitalaung Kampung Bahu dan Kedua Calon Kapitalaung Kampung Bahu, Penjabat Kapitalaung bersama Perangkat, Ketua MTK bersama Anggota

Sangihe

Amir Mahmud Hapantenda Menang, Kampung Bahu Tetap Damai!

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:26 WITA