Sangadi Huntuk Tunjukkan Itikad Baik, Praktisi Hukum: “TGR Juga Bentuk Penegakan Hukum”

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangadi (Kepala Desa) Huntuk, Oldy Kumolontang dan Praktisi Hukum Boltara, Safrizal Walahe

Sangadi (Kepala Desa) Huntuk, Oldy Kumolontang dan Praktisi Hukum Boltara, Safrizal Walahe

Expektasi.com, Boltara – Pemerintah Desa Huntuk, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), menunjukkan sikap kooperatif dalam menyikapi hasil audit Inspektorat terkait Tuntutan Ganti Rugi (TGR) dana desa tahun anggaran 2024.

Sangadi (Kepala Desa) Huntuk, Oldy F. Kumolontang, memastikan bahwa dirinya telah mulai melakukan penyetoran atas kewajiban TGR tersebut secara bertahap melalui pihak ketiga yang ditunjuk.

“Saya sudah mulai membayar tuntutan ganti rugi, dan proses penyetoran dilakukan langsung oleh pihak ketiga. Intinya saya bertanggung jawab dan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar Oldy saat dikonfirmasi, Selasa (28/10/2025).

Langkah kooperatif tersebut dinilai sebagai bentuk itikad baik dari pemerintah desa dalam menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Menurut salah satu praktisi hukum di Kabupaten Boltara, Safrizal Walahe, SH.,MH, penyelesaian TGR merupakan bagian dari mekanisme penegakan hukum administratif, bukan semata-mata tindakan pidana.

“Perlu dipahami bahwa TGR itu sendiri merupakan bagian dari penegakan hukum, khususnya dalam ranah administrasi keuangan negara. Jika seseorang sudah menunjukkan itikad baik dengan mencicil atau melunasi, maka itu termasuk bentuk tanggung jawab hukum,” jelasnya.

Advokat muda Boltara tersebut juga menambahkan, dalam konteks pemerintahan desa, penyelesaian TGR bukan hanya tentang sanksi, tetapi juga tentang pembinaan dan pemulihan tata kelola keuangan desa agar lebih transparan dan akuntabel ke depan.

“Pendekatan hukum yang humanis tetap diperlukan. Bukan hanya menghukum, tetapi memperbaiki sistem dan memberikan kesempatan bagi aparatur desa untuk memperbaiki kekeliruan administratif,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Inspektorat Kabupaten Boltara dikabarkan terus melakukan pendampingan kepada seluruh pemerintah desa agar proses penyelesaian TGR dapat berjalan baik sesuai prosedur dan waktu yang ditetapkan.

Kegiatan monitoring dan evaluasi rutin juga dilakukan untuk memastikan tindak lanjut hasil audit berjalan transparan dan akuntabel, tanpa mengabaikan asas pembinaan terhadap pemerintah desa.

Dengan demikian, kasus TGR di Desa Huntuk kini dipandang sebagai bentuk pembelajaran positif bagi seluruh pemerintah desa di wilayah Kabupaten Boltara agar semakin memperkuat integritas dan kehati-hatian dalam pengelolaan dana desa.

Berita Terkait

Wabup Boltara Hadiri Komunikasi Eksekutif Pengawasan BPKP di Manado
Bupati SJL Hadiri Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025
Bupati Boltara Sebut Yani Lasama “Kartini Masa Kini”, Dorong Maju Calon Sekda
Peringati Hari Kartini ke-147, Bupati Boltara Bacakan Sambutan Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi
Boltara Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus, MAP: yang Baik Kita Pertahankan, yang Kurang Kita Evaluasi Bersama
Bupati Boltara Resmi Tutup Diklat BCKS 2026, Tekankan Kepemimpinan Visioner di Dunia Pendidikan
Potret Kepedulian Pemimpin, SJL “Dapur ke Dapur” Pastikan Rumah Layak Huni untuk Rakyat Kecil
Halal Bi Halal di Kaidipang, Bupati Boltara Ajak Perkuat Kebersamaan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:19 WITA

Wabup Boltara Hadiri Komunikasi Eksekutif Pengawasan BPKP di Manado

Selasa, 21 April 2026 - 19:59 WITA

Bupati SJL Hadiri Paripurna Penyampaian Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

Selasa, 21 April 2026 - 11:25 WITA

Bupati Boltara Sebut Yani Lasama “Kartini Masa Kini”, Dorong Maju Calon Sekda

Jumat, 17 April 2026 - 16:53 WITA

Boltara Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus, MAP: yang Baik Kita Pertahankan, yang Kurang Kita Evaluasi Bersama

Jumat, 17 April 2026 - 12:42 WITA

Bupati Boltara Resmi Tutup Diklat BCKS 2026, Tekankan Kepemimpinan Visioner di Dunia Pendidikan

Berita Terbaru