Dr. Sirajudin Lasena Resmi Nahkodai Komwil Alkhairaat Bolmong Raya

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena sekaligus Korwil Alkhairaat Bolmong Raya bersama Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Alwi Bin Saggaf Bin Muhammad Aljufri, Lc. MA

Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena sekaligus Korwil Alkhairaat Bolmong Raya bersama Ketua Utama Alkhairaat Habib Sayyid Alwi Bin Saggaf Bin Muhammad Aljufri, Lc. MA

Expektasi.com, Boltara – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, resmi dilantik sebagai Komisaris Wilayah (Komwil) Alkhairaat Bolaang Mongondow Raya. Pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Inomasa Bintauna dan dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Alkhairaat, Drs. Jamaludin Mariajang, M.Si.

Acara pelantikan yang juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus Wilayah Wanita Islam Alkhairaat Bolaang Mongondow Raya dan Pengurus Daerah Wanita Islam Alkhairaat Bolaang Mongondow Utara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kembali semangat perjuangan dakwah dan pendidikan yang diwariskan oleh pendiri besar Alkhairaat, Al-Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) Rahimahullah.

Dalam sambutannya, Bupati Dr. Sirajudin Lasena menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin keluarga besar Alkhairaat di wilayah Bolaang Mongondow Raya (Bolmong Raya).

“Momentum pelantikan ini bukan hanya seremoni pergantian kepengurusan, tetapi peneguhan kembali komitmen kita untuk melanjutkan perjuangan suci pendiri besar Alkhairaat, Al-Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri, Guru Tua Rahimahullah,” ungkapnya, Selasa (21/10/2025).

Korwil Alkhairaat Bolmong Raya yang baru menuturkan, Guru Tua adalah sosok ulama besar yang meninggalkan tanah kelahirannya di Tarim, Hadhramaut, Yaman, demi menyebarkan cahaya ilmu dan dakwah Islam di Nusantara, hingga akhirnya mendirikan Alkhairaat pada 30 Juni 1930 di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Dari Kota Palu, sinar Alkhairaat menyebar ke seluruh pelosok Indonesia Timur. Para murid dan utusan Guru Tua menembus hutan, lembah, dan laut untuk mendirikan madrasah serta menyampaikan ilmu,” lanjutnya.

Bupati SJL sapaan akrabnya juga melaporkan, bahwa saat ini di Kabupaten Boltara telah berdiri berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan Alkhairaat, di antaranya:

– 2 Pondok Pesantren Alkhairaat
– 2 Madrasah Aliyah Alkhairaat
– 1 SMK Alkhairaat
– 5 Madrasah Tsanawiyah Alkhairaat
– 2 Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat
– 1 Raudhatul Athfal Alkhairaat
– 1 TK Alkhairaat
– 15 Madrasah Diniyah Alkhairaat

“Madrasah-madrasah ini adalah bukti nyata perjuangan tulus para Abnaul Khairaat. Mereka datang bukan untuk mencari kedudukan, tetapi untuk menyebarkan ilmu dan menyalakan cahaya Islam di tengah masyarakat,” tegasnya.

SJL menyebut bahwa keberadaan Alkhairaat di Boltara merupakan nikmat dan anugerah besar bagi daerah, sebab madrasah bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan juga pusat pembinaan iman, ilmu, dan akhlak bagi generasi muda.

Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Boltara, Bupati Dr. Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua Utama Alkhairaat, Sayyid Alwi Sagaf Aljufri, Lc., M.A., beserta seluruh pengurus dan guru Alkhairaat yang telah mengabdikan diri untuk mencerdaskan kehidupan umat melalui jalan dakwah dan pendidikan.

“Guru Tua pernah berpesan: ‘Didiklah manusia menjadi manusia.’ Kalimat ini mengandung makna mendalam bahwa tugas kita bukan sekadar mencerdaskan akal, tetapi juga mendidik jiwa agar berakhlak, beriman, dan bermanfaat bagi sesama,” ujarnya menutup sambutan.

Bupati SJL mengajak seluruh pengurus dan jamaah untuk menjadikan Alkhairaat di Boltara sebagai rumah besar bagi dakwah, pendidikan, dan persaudaraan umat.

“Saya berharap, semangat dan ketulusan Guru Tua akan terus hidup dalam diri para penerusnya di seluruh penjuru negeri,” tutup SJL.

Berita Terkait

Kamis Penuh Spiritualitas, ASN Boltara Ikuti Mengaji dan Ibadah Nasrani
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Distribusi MBG SPPG Boroko Dihentikan hingga Waktu Tak Ditentukan
Fauzi Alamri Bantah Dugaan Penyalahgunaan Barcode BBM di SPBU Boroko
Monitoring BBM di Boltara, Dugaan Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan
Bupati Sirajudin Lasena Jadi Irup Hari Lahir Pancasila, Bacakan Pidato Kepala BPIP RI
Krisis BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga, SPBU Boroko dan Pertamini Kompak Kosong
Tambang Ilegal Gerogoti Bintauna, Negara Rugi Triliunan Rupiah Setiap Tahun
Tambang Ilegal di Hutan Bintauna Kian Mengkhawatirkan, Publik Desak Aparat Bertindak
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:27 WITA

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Distribusi MBG SPPG Boroko Dihentikan hingga Waktu Tak Ditentukan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:46 WITA

Fauzi Alamri Bantah Dugaan Penyalahgunaan Barcode BBM di SPBU Boroko

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:50 WITA

Monitoring BBM di Boltara, Dugaan Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:39 WITA

Bupati Sirajudin Lasena Jadi Irup Hari Lahir Pancasila, Bacakan Pidato Kepala BPIP RI

Senin, 1 Juni 2026 - 14:17 WITA

Krisis BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga, SPBU Boroko dan Pertamini Kompak Kosong

Berita Terbaru