Expektasi.com, Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boltara dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung khidmat dan penuh makna dan dipusatkan diruang sidang DPRD Boltara, Jumat (10/10/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Dr. Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD yang telah memberikan dukungan dan kerja sama yang baik dalam melaksanakan berbagai program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Melalui mimbar yang terhormat ini, saya ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan dan segenap anggota dewan yang terhormat, yang telah memberikan dukungan dan kerja sama yang baik dalam rangka melaksanakan berbagai program dan kegiatan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Boltara,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa pembahasan rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 berjalan dengan semangat kemitraan dan komitmen kuat antara pemerintah dan legislatif, meskipun memerlukan waktu ekstra. Namun demikian, seluruh proses tetap dilaksanakan sesuai prosedur dan sistem yang berlaku, hingga akhirnya dapat disepakati untuk menjadi landasan penyusunan Rancangan APBD Tahun 2026.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya menyamakan persepsi mengenai arah dan prioritas pembangunan, agar pelaksanaan pembangunan tahun 2026 dapat berjalan efektif, efisien, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kerja sama yang sinergis antara DPRD dengan pemerintah daerah adalah bentuk tanggung jawab bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, sehingga tercipta good governance antara eksekutif dan legislatif,” tambahnya.
Tema pembangunan Kabupaten Boltara tahun 2026, yakni “Pemerataan Akses dan Penguatan Ekosistem Menuju Pemerintahan yang Transparan”, menurut Bupati, menjadi pijakan strategis dalam memantapkan pembangunan daerah ke depan. Ia menegaskan bahwa hasil pembangunan harus dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan mengedepankan program-program pro rakyat sebagai prioritas utama.
Bupati juga menyoroti tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, yang membutuhkan kerja sama lintas sektor dan efisiensi penggunaan anggaran. Setiap belanja APBD, tegasnya, harus tepat sasaran tanpa mengganggu layanan publik, serta terintegrasi dengan program pemerintah provinsi dan pusat.
“Jika ada program yang belum dapat dibiayai sepenuhnya pada tahun ini, tentu akan menjadi perhatian kita pada tahun anggaran berikutnya,” ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi maksimal, sehingga kewajiban konstitusional pemerintah dan DPRD dapat diselesaikan dengan baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bolmut Moh. Aditya Pontoh, S.IP, pimpinan dan anggota DPRD Bolmut, unsur Forkopimda, perwakilan Kajari, Pabung 1303 BM, para Asisten, staf ahli Bupati, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).










