Expektasi.com, Bolmut – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sukses menggelar perayaan Hari Pers Nasional (HPN) ke-79 tingkat kabupaten pada Kamis (13/02/2025). Acara yang mengusung tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa” ini dipusatkan di Arch Caffe Pantai Batu Pinagut dan berlangsung meriah.

Terpantau hadir dalam acara tersebut berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bolmut, termasuk Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pertanian, anggota DPRD Bolmut, Wakapolres Bolmut, Badan Intelijen Negara (BIN), serta perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara.
Penjabat Bupati Bolmut yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rahmat Aviet Pontoh, SH., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan selamat Hari Pers Nasional ke-79 kepada seluruh insan pers, khususnya PWI Bolmut. Ia menegaskan pentingnya peran pers dalam menunjang pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, serta transparansi publik bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Bolmut.
“Di perayaan HPN ini, kami berharap media dan insan pers semakin profesional dalam mengelola informasi terkait keterbukaan informasi yang disusun oleh pemerintah daerah, sebagaimana tertuang dalam RPJP maupun RPJMD di bawah koordinasi Dinas Komunikasi dan Persandian Bolmut,” ujar Rahmat Aviet Pontoh.
Ia juga menekankan perlunya kolaborasi erat antara PWI, pemerintah daerah, dan DPRD dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. “Profesionalisme teman-teman pers menunjukkan kredibilitas dan kapabilitas yang tinggi. Kami tidak meragukan kemampuan serta daya dorong insan pers di masing-masing media, karena mereka telah teruji dan mengantongi predikat kompetensi sesuai jenjang yang ada,” tambahnya.
Perayaan HPN ke-79 ini menjadi momentum penting bagi PWI Bolmut untuk terus berkontribusi dalam membangun daerah melalui penyampaian informasi yang akurat dan berimbang. Dengan semangat kebersamaan, pers diharapkan terus berperan aktif dalam mengawal ketahanan pangan demi kemandirian bangsa.
Disela-sela perayaan HPN ke-79, juga dilangsungkan pemotongan tumpeng dan penandatanganan Deklarasi ketahanan pangan untuk kemandiran bangsa serta menolak keberadaan wartawan gadungan atau wartawan bodrex.










