Expektasi.com, Boltara – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor pasar modal. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Pasar Modal Bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Boltara, yang secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boltara, dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, mewakili Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Pohohimbunga Bapelitbangda Kabupaten Boltara, dan diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama ASN, terhadap investasi yang legal dan berkelanjutan di pasar modal, Rabu (04/02/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekretaris Daerah, Pemerintah Kabupaten Boltara menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, PT BNI Sekuritas Manado, serta seluruh pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut.
“Ini merupakan langkah strategis dan sangat relevan dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal, khususnya di kalangan Aparatur Sipil Negara, sekaligus mendukung program peningkatan literasi keuangan di Provinsi Sulawesi Utara,” ujar Sekda saat menyampaikan sambutan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa di era modern saat ini, pemahaman terhadap pengelolaan keuangan yang cerdas, inklusif, dan berkelanjutan menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Pasar modal dipandang sebagai salah satu instrumen penting dalam sistem keuangan nasional, tidak hanya sebagai sarana investasi, tetapi juga sebagai sumber pembiayaan pembangunan dan penggerak pertumbuhan ekonomi.
Sekda juga menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai pelaksana kebijakan publik, tetapi juga sebagai agen literasi di tengah masyarakat.
“Peningkatan pemahaman ASN terhadap pasar modal diharapkan dapat membentuk pola pikir yang lebih produktif, bijak, dan terhindar dari berbagai praktik investasi ilegal maupun penipuan berkedok investasi,” lanjutnya.
Di akhir sambutan, Pemerintah Kabupaten Boltara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program edukasi keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Bursa Efek Indonesia, dan para pemangku kepentingan lainnya dinilai sangat diperlukan agar literasi dan inklusi keuangan, khususnya pasar modal, dapat tumbuh secara merata dan berkelanjutan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan narasumber, di antaranya Analis Divisi PEPK dan LMS Kantor OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Shinta Korah, Kepala Wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo Mario Laurens Iroth, Branch Manager PT BNI Sekuritas Manado Susan Jaquelin Mengko, para pimpinan OPD, serta peserta sosialisasi dari kalangan ASN Pemkab Boltara.









