Rapat Asistensi APBD 2026: Pemkab Boltara Perkuat Akuntabilitas dan Efisiensi Fiskal

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPKPD Boltara, Nul Akim

Kepala BPKPD Boltara, Nul Akim

Expektasi.com, Boltara – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) menggelar Rapat Asistensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, bertempat di Aula Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Kegiatan ini berlangsung terbuka dan mendapat perhatian penuh dari seluruh jajaran perangkat daerah.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, tersebut menjadi momentum penting dalam memastikan penyusunan APBD berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan efektivitas anggaran publik.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya sinkronisasi antara prioritas pembangunan daerah dan arah kebijakan fiskal nasional. Ia menekankan bahwa APBD 2026 harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

“APBD bukan hanya dokumen keuangan, melainkan instrumen kebijakan yang menggerakkan pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap program harus berbasis data, rasional, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati Dr. Sirajudin Lasena.

Sementara itu, Kepala BPKPD Boltara, Nul Hakim, S.Sos., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa asistensi APBD ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan RI tentang pedoman umum transfer ke daerah tahun anggaran 2026.

“Kami memastikan seluruh rancangan anggaran perangkat daerah disusun sesuai regulasi terbaru dan prinsip money follows program. Setiap rupiah yang dialokasikan harus memiliki output dan outcome yang terukur,” jelas Nul Hakim, Jumat (10/10/2025).

Ia menambahkan, pendekatan ilmiah dalam penyusunan APBD dilakukan melalui analisis kinerja keuangan daerah, proyeksi fiskal, serta evaluasi capaian program tahun sebelumnya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas belanja daerah dan menekan potensi ketidaksesuaian antara target dan realisasi.

“Pemerintah Kabupaten Boltara optimistis bahwa APBD 2026 akan menjadi dokumen anggaran yang lebih terukur, responsif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh para asisten daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tim teknis penyusun anggaran. Seluruh peserta menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelaksanaan good governance dan fiscal discipline.

Berita Terkait

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian
Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026
KPK Geledah Sejumlah Kantor Pemkab Boltara, Ini Daftarnya
KPK Geledah 3 Kantor Boltara, Selain Brangkas Kosong, Apa yang Ditemukan?
KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Boltara, Ditemukan Brangkas
Polisi Sahabat Anak, TK Al-Multazam Kenal Dunia Kepolisian Sejak Dini
MAP Jadi Plt Bupati, Pelayanan Boltara Tetap Berjalan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WITA

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 22:41 WITA

RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:05 WITA

KPK Geledah 3 Kantor Boltara, Selain Brangkas Kosong, Apa yang Ditemukan?

Senin, 28 September 2026 - 09:53 WITA

KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Boltara, Ditemukan Brangkas

Berita Terbaru

Plt. Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Boltara

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:52 WITA