Expektasi.com, Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi perempuan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui serangkaian perencanaan program terpadu, Pemkab Bolmut berkeinginan menghadirkan pelatihan bisnis untuk perempuan, dukungan modal mikro, hingga promosi produk lokal ke marketplace digital.
Bupati Bolmut, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menyampaikan bahwa perempuan memiliki potensi besar dalam penguatan ekonomi keluarga dan daerah.
“Perempuan adalah penggerak ekonomi. Sehingga perlu ada program yang memastikan bahwa mereka mendapatkan pelatihan yang tepat, akses ke modal, dan bisa bersaing di pasar digital,” ujarnya, Senin (14/04/2025).
Lebih lanjut, SJL sapaan akrab Bupati Bolmut menjelaskan bahwa perencanaan program ini melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindakop) hingga mitra dari sektor swasta.
Program ini menyasar banyak pelaku usaha, khususnya ibu rumah tangga yang ingin memulai usaha rumahan. Mereka akan mendapat pelatihan seputar manajemen usaha, pemasaran digital, dan literasi keuangan.
“Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah dapat menyalurkan bantuan modal mikro dengan bunga rendah melalui kerja sama dengan lembaga keuangan lokal dan BUMDes. Skema ini dirancang agar pelaku UMKM, terutama perempuan, tidak terjerat pinjaman ilegal atau rentenir,” terang SJL.
Dalam menghadapi era digital, menurut Bupati, Pemkab Bolmut juga mendorong pelaku UMKM untuk aktif memasarkan produk mereka secara online. Produk-produk unggulan seperti kerajinan tangan, olahan pangan lokal, dan batik khas Bolmut diharapkan dapat dikenal lebih luas melalui platform digital dan media sosial.
“Perlu ada pelatihan dan pendampingan secara berjenjang dan berkelanjutan, termasuk membantu proses legalitas usaha dan sertifikasi halal untuk produk pangan. Semuanya berproses step by step. Kami ingin UMKM Bolmut tidak hanya berkembang, tapi naik kelas dan siap bersaing di pasar yang lebih luas,” tegas SJL.










