Expektasi.com, Boltara – Suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif mewarnai pertemuan para kepala daerah se-Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin (2/6). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, bersama Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Iskandar Kamaru, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, dan Wali Kota Kotamobagu, dr. Wenny Gaib, menandatangani Kesepakatan Kerja Sama lintas wilayah yang disebut sebagai langkah baru dalam memperkuat sinergi pemerintahan di kawasan BMR.
Kesepakatan ini mencakup koordinasi dalam sejumlah sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, kelautan, pariwisata, energi, dan sektor lainnya yang menjadi amanah pembangunan bersama.
“Ini adalah langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah, memperluas akses layanan publik, serta meminimalisasi duplikasi pekerjaan yang selama ini menjadi hambatan dalam pelayanan masyarakat,” ujar Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena kepada awak media.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa SJL menegaskan bahwa komitmen tersebut sejalan dengan visi besar Presiden dan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), terutama dalam mempercepat realisasi program prioritas nasional dan provinsi di wilayah Bolaang Mongondow Raya.
“Wilayah BMR ini memiliki banyak potensi luar biasa. Mulai dari pariwisata, pertanian, hingga sektor pertambangan. Jika dikelola bersama secara sinergis, dampaknya akan besar bagi kemajuan masyarakat,” jelas SJL.
Ia menambahkan, salah satu fokus penting dari kerja sama ini adalah di sektor pendidikan dan kesehatan. Para kepala daerah sepakat mendorong berdirinya sebuah Perguruan Tinggi (PT) kebanggaan masyarakat BMR yang akan menjadi pusat peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Tak hanya itu, aspek pelestarian budaya dan adat istiadat juga menjadi bagian dari kesepakatan kerja sama. Identitas daerah yang kuat dianggap sebagai fondasi utama dalam membangun peradaban dan keharmonisan di wilayah BMR.
“Dengan semangat maju bersama, para pemimpin BMR berharap kesepakatan lintas wilayah ini bukan hanya menjadi dokumen seremonial, tetapi menjadi fondasi nyata bagi transformasi pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih terintegrasi di seluruh wilayah Bolaang Mongondow Raya,” tutupnya.










