Expektasi.com, Boltara – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) menggelar kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) pembuatan paving blok dan bata merah tahun 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Membentuk kelompok usaha berdikari dan profesional yang memiliki skill, keterampilan, kompetensi serta berdaya saing” dipusatkan dihalaman kantor Nakertrans, Senin (27/10/2025).
Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Diklat ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah yang beririsan langsung dengan visi dan misi pemerintahan SJL–MAP, yakni menciptakan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing.
“Diklat ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi bagian dari komitmen kami untuk membuka peluang kerja baru, meningkatkan keterampilan generasi muda, dan mengurangi angka pengangguran di daerah,” ujar Bupati SJL sapaan akrabnya.
SJL menambahkan, pelatihan pembuatan paving blok dan bata merah memiliki potensi ekonomi yang besar karena sejalan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah desa dan kecamatan. Pemerintah berharap, setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat membentuk kelompok usaha mandiri yang berorientasi pada produksi dan kewirausahaan lokal.
Sementara, Kepala Dinas Nakertrans Boltara, Abdul Muis Suratinoyo, S.H., M.H., mengatakan pelatihan ini diikuti oleh lima kelompok usaha muda yang fokus pada bidang produksi paving blok dan bata merah. Setiap kelompok terdiri dari enam anggota yang merupakan pemuda dengan minat dan keterampilan di bidang tersebut.
“Kami menyiapkan tiga unit mesin paving blok beserta mixer pengaduk, serta dua unit mesin bata merah. Semuanya diserahkan kepada kelompok-kelompok usaha binaan agar dapat memproduksi sendiri dengan sistem mandiri dan berkelanjutan,” ujar Abdul Muis.
Ikbal Arifin Djide, pimpinan CV. Reza Mitra Abadi selaku Mitra pelatih teknis menyebut, produksi paving blok dapat mencapai 2.000 biji per hari, sementara bata merah mampu menghasilkan 5.000 biji per hari, tergantung kemampuan sumber daya manusia dalam mengoperasikan mesin.
Menurut Ikbal, satu sak semen dapat menghasilkan sekitar 96 biji paving blok berkualitas tinggi.
Daftar Penerima Bantuan Mesin Paving Blok:
1. Nama: Sudirman Kabuhung
Jabatan: Ketua Kelompok Jaya Lestari
Alamat: Desa Sangkub I, Kecamatan Sangkub
Bantuan:
– Mesin Pres Hydraulic H-10
– Mixer Pengaduk H-120
– Modal usaha Rp6.450.000,-
2. Nama: Arfan Aku
Jabatan: Ketua Kelompok SIAP
Alamat: Desa Bohabak I, Kecamatan Bolangitang Timur
Bantuan:
– Mesin Pres Hydraulic H-10
– Mixer Pengaduk H-120
– Modal usaha Rp6.450.000,-
3. Nama: Samsudin Kaaba
Jabatan: Ketua Kelompok Solid Paving Blok
Alamat: Desa Boroko, Kecamatan Kaidipang
Bantuan:
– Mesin Pres Hydraulic H-10
– Mixer Pengaduk H-120
– Modal usaha Rp6.450.000,-
Daftar Penerima Bantuan Mesin Bata Merah:
1. Nama: Najib Lakoro
Jabatan: Ketua Kelompok Suka Maju
Alamat: Desa Bunong, Kecamatan Bintauna
Bantuan: Mesin Bata Merah H-10
2. Nama: Davit Kakatua
Jabatan: Ketua Kelompok Motivator
Alamat: Desa Tombulang, Kecamatan Pinogaluman
Bantuan: Mesin Bata Merah H-10










