MAP: Program MBG di Bahas di Rakor Kemendagri, Anggaran Siap dan Tersedia

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh

Wakil Bupati Bolmut Mohammad Aditya Pontoh

Expektasi.com, Bolmut – Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional tengah membahas secara serius pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2025. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi bagi kelompok rentan, seperti siswa, ibu hamil, bayi, dan balita.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Mohammad Aditya Pontoh, S.IP, usai mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi APBD 2025 yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri melalui video live YouTube.

“Dalam rapat tersebut, salah satu yang dibahas adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dijalankan mulai tahun 2025. Saat ini lokasi penerapannya masih sementara dicari, dan salah satu titik rencananya akan mencakup hingga 3.000 penerima manfaat, terdiri dari siswa, ibu hamil, bayi, dan balita,” ungkap MAP sapaan akrab Wabup, Kamis (08/05/2025).

Program ini ditargetkan menyasar 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia dengan total anggaran mencapai Rp400 triliun, yang sepenuhnya bersumber dari pemerintah pusat dan tidak menggunakan dana APBD. Penyaluran anggaran akan dilakukan secara triwulanan.

Salah satu poin penting dalam pelaksanaan program ini adalah pemanfaatan bahan pangan lokal serta tenaga kerja lokal. “Bukan hanya meningkatkan gizi, tapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat, terutama ibu-ibu yang dilibatkan dalam proses memasak. Nantinya akan ada sistem honorarium atau gaji sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat,” jelas MAP.

Program makan gratis ini dinilai sebagai strategi nasional yang tidak hanya menyasar aspek kesehatan dan gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan masyarakat.

“Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, mengidentifikasi tantangan, dan mempercepat pelaksanaan program-program pembangunan daerah dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2025,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga Bapok di Pasar Rakyat Boroko Relatif Stabil
Bupati Boltara Lantik Ogon Masuara sebagai Pj. Sangadi Desa Wakat
Bupati Boltara Lantik Pengurus Al Khairat Sangkub 2025–2030
HUT ke-1 Arch Coffee, Satukan Pecinta Catur Boltara di Pantai Batu Pinagut
Bupati Boltara Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sangkub
Satpol PP Boltara Intensifkan Patroli dan Himbauan di Pantai Batu Pinagut
SJL-MAP Ikuti Apel Pagi ASN di Batu Pinagut, Dilanjutkan Senam dan Aksi Bersih Pantai
Bupati Boltara Pimpin Rakor Program Kegiatan Pemerintah Desa Tahun 2026
Berita ini 132 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:19 WITA

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga Bapok di Pasar Rakyat Boroko Relatif Stabil

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:14 WITA

Bupati Boltara Lantik Ogon Masuara sebagai Pj. Sangadi Desa Wakat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Bupati Boltara Lantik Pengurus Al Khairat Sangkub 2025–2030

Senin, 26 Januari 2026 - 13:41 WITA

HUT ke-1 Arch Coffee, Satukan Pecinta Catur Boltara di Pantai Batu Pinagut

Senin, 26 Januari 2026 - 13:04 WITA

Bupati Boltara Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sangkub

Berita Terbaru