Korban Dugaan Pemukulan Oleh Oknum Polisi Atinggola Akui Keberatan, Siap Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karikatur ilustrasi dugaan penganiyayaan yang dilakukan oknum polisi polsek atinggola kepada warga

Karikatur ilustrasi dugaan penganiyayaan yang dilakukan oknum polisi polsek atinggola kepada warga

Expektasi.com, Gorut – Acara hiburan rakyat yang digelar di Lapangan Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Rabu malam, 7 Mei 2025, berujung ricuh. Dua kelompok pemuda dari Desa Ilomata dan Desa Sigaso terlibat tawuran usai terjadi gesekan saat acara joget bersama di depan panggung hiburan.

Keributan yang mulanya hanya saling dorong antar individu, berubah menjadi perkelahian massal yang melibatkan puluhan pemuda dari kedua desa. Namun, pihak keamanan dari Polsek Atinggola bersama anggota Koramil setempat berhasil membubarkan dan meredam aksi tawuran tersebut sebelum meluas.

Kendati situasi sempat terkendali, insiden serius kembali terjadi pada malam penutupan acara wahana hiburan, Sabtu, 10 Mei 2025. Seusai acara, situasi kembali memanas saat seorang warga berteriak dan memancing reaksi aparat keamanan. Dalam kekacauan itu, seorang oknum anggota Polsek Atinggola diduga melakukan pemukulan terhadap seorang warga lelaki berinisial (D) 22 tahun dengan menggunakan pentungan. Akibatnya, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan dilarikan ke Puskesmas Atinggola.

Kepada media, korban yang ditemui saat menjalani perawatan mengaku tidak mengenal pelaku pemukulan tersebut.
“Saya tidak kenal orangnya dan namanya, nanti ketemu di Polsek baru saya kenal orangnya dan dia anggota aparat. Saya juga tidak tahu penyebab sampai saya dipukul, tapi sebelum itu saya sempat dengar ada yang berteriak,” ujar korban.

Teman korban, lelaki berinisial (F) 22 tahun, yang saat itu mengemudikan sepeda motor dan membonceng korban, membenarkan kejadian tersebut.
“Saat melihat dia sudah mandi darah, kami langsung melarikannya ke Puskesmas dan kemudian ke Polsek untuk melaporkan. Tapi saat itu, pihak Polsek menyatakan tidak mengenal anggota tersebut. Baru setelah besoknya kami masyarakat demo, anggota itu ditunjukkan dan diketahui berinisial IB,” ujarnya.

Pihak keluarga korban menyatakan keberatan atas insiden tersebut dan berencana menempuh jalur hukum.
“Saya dan keluarga keberatan dan akan melaporkan pemukulan ini ke Siwas Polres Gorut,” tegas salah satu anggota keluarga korban.

Upaya konfirmasi dari pihak media kepada Kapolsek Atinggola tidak membuahkan hasil. Kapolsek mengarahkan agar konfirmasi dilakukan ke bagian Kasi Humas Polres Gorut. Namun saat media mendatangi Mapolres Gorut pada Selasa, 13 Mei 2025, petugas piket menyatakan bahwa bagian Humas sedang libur. Upaya menghubungi nomor Humas melalui WhatsApp pada malam harinya pun tidak berhasil tersambung.

Rencananya, pihak korban akan secara resmi melaporkan peristiwa pemukulan ini ke Siwas Polres Gorontalo Utara pada Rabu, 14 Mei 2025.

penulis: Burhan

Berita Terkait

Polres Boltara Beberkan Kronologi Gugurnya Briptu Excel Mamuli
Diduga Polisi Tembak Polisi, Anggota Polres Boltara Meninggal Dunia
Bupati Boltara Hadiri Puncak PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo
Gerak Cepat Tim Lapas Kelas III Enemawira Tangkap Kembali WBP yang Sempat Melarikan Diri
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Distribusi MBG SPPG Boroko Dihentikan hingga Waktu Tak Ditentukan
Fauzi Alamri Bantah Dugaan Penyalahgunaan Barcode BBM di SPBU Boroko
Monitoring BBM di Boltara, Dugaan Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan
Tambang Ilegal Gerogoti Bintauna, Negara Rugi Triliunan Rupiah Setiap Tahun
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Polres Boltara Beberkan Kronologi Gugurnya Briptu Excel Mamuli

Senin, 29 Juni 2026 - 09:28 WITA

Diduga Polisi Tembak Polisi, Anggota Polres Boltara Meninggal Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:23 WITA

Bupati Boltara Hadiri Puncak PENAS Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:11 WITA

Gerak Cepat Tim Lapas Kelas III Enemawira Tangkap Kembali WBP yang Sempat Melarikan Diri

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:27 WITA

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Distribusi MBG SPPG Boroko Dihentikan hingga Waktu Tak Ditentukan

Berita Terbaru

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari serta Jajaran Forkopimda

Sangihe

Buka Car Free Day, Bupati: Sangihe Akan Terus Bergerak!

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:41 WITA