Expektasi.com, Sangihe – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang dirangkaikan dengan Apel Kerja Perdana bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sangihe, Senin (01/06/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Michael Thungari menyampaikan empat arahan penting kepada seluruh ASN terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah dan peningkatan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Saat membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai luhur Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Tema tahun ini, ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’. Hal ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi juga menjadi landasan terciptanya perdamaian dan keadilan,” ujar Bupati.
Ia mengatakan, di tengah ketidakpastian global dan perkembangan ekonomi yang bergerak cepat, Pancasila harus tetap menjadi penuntun sekaligus dasar moral bagi seluruh elemen bangsa, termasuk ASN sebagai pelayan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati Thungari juga memanfaatkan forum apel kerja perdana untuk memberikan arahan langsung kepada seluruh ASN terkait pelaksanaan roda pemerintahan daerah. Empat poin penting yang disampaikan meliputi:
Pertama, memberikan penghargaan kepada perangkat daerah yang telah berkontribusi menyusun laporan keuangan secara tertib, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Kedua, memasuki pertengahan tahun 2026, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta segera menyiapkan dokumen evaluasi hasil pelaksanaan program dan kegiatan.
Ketiga, menginstruksikan Inspektorat Daerah agar lebih proaktif dalam melakukan pembenahan serta pengawasan terhadap pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran daerah.
Keempat, memastikan tidak terjadi kekosongan pimpinan pada masa transisi berakhirnya masa bakti kepala kampung menjelang pelaksanaan pemilihan kepala kampung yang baru.
Menutup arahannya, Bupati Michael Thungari meminta seluruh OPD dan badan terkait untuk segera mempersiapkan ASN yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan integritas tinggi untuk ditugaskan sebagai Pejabat Kapitalaung (Kepala Kampung).
“Penugasan tersebut harus disertai dengan pembinaan dan penguatan kapasitas yang matang, agar penyelenggaraan pemerintahan kampung dapat tetap berjalan dengan optimal,” pungkasnya.
(Hulik Manahede)











