Expektasi.com, Boltara – Wakil Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Moh Aditya Pontoh, S.IP., menghadiri kegiatan Komunikasi Eksekutif Pengawasan yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan pada pemerintah daerah se-Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Wisma Negara Gubernuran Bumi Beringin, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan yang digelar oleh Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara itu secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, S.E.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa pengawasan tidak semata-mata bertujuan untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi pilar utama dalam memastikan keberhasilan pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya peran pengawasan yang konstruktif, adaptif, dan berorientasi pada hasil.
Adapun sejumlah poin strategis yang disampaikan Gubernur antara lain, transformasi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) menjadi early warning system atau sistem deteksi dini terhadap potensi penyimpangan, sekaligus sebagai trusted advisor atau penasihat terpercaya bagi perangkat daerah.
Selain itu, Gubernur juga menegaskan komitmen zero tolerance terhadap praktik korupsi. Menurutnya, integritas adalah harga mati dan tidak ada ruang kompromi bagi siapa pun yang menyalahgunakan keuangan negara.
Dalam pengelolaan anggaran, ia mengingatkan pentingnya prinsip value for money, di mana setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dikelola secara ekonomis, efisien, dan efektif sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat.
Tak kalah penting, digitalisasi pengawasan juga menjadi perhatian utama, melalui penerapan sistem Continuous Auditing and Continuous Monitoring (CACM) guna menciptakan sistem pengawasan yang lebih transparan, akuntabel, dan terintegrasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Utara, Heru Setiawan, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta para Inspektur Daerah kabupaten/kota.










