Minim Kehadiran Sangadi di Upacara Hari Pahlawan Nasional di Boltara

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak kehadiran para kepala desa (sangadi) sangat minim, dari total 106 desa dan 1 kelurahan, terpantau hanya 28 kepala desa (sangadi) dan 1 lurah yang hadir pada upacara peringatan hari pahlawan nasional tingkat kabupaten boltara.

Nampak kehadiran para kepala desa (sangadi) sangat minim, dari total 106 desa dan 1 kelurahan, terpantau hanya 28 kepala desa (sangadi) dan 1 lurah yang hadir pada upacara peringatan hari pahlawan nasional tingkat kabupaten boltara.

Expektasi.com, Boltara – Momentum sakral peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) tampaknya diwarnai catatan kritis. Upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Boltara, dengan Bupati Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev. bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), justru dihadiri oleh jumlah kepala desa (sangadi) yang sangat minim.

Berdasarkan pantauan media ini, dari 106 desa dan 1 kelurahan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Boltara, hanya 28 kepala desa dan lurah yang tampak hadir mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan. Kondisi ini sontak menuai perhatian dan keprihatinan dari berbagai kalangan.

Padahal, tema nasional peringatan tahun ini, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” seharusnya menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian dan keteladanan, terutama bagi para pemimpin di tingkat akar rumput, yakni para kepala desa.

Namun, realitas di lapangan memperlihatkan hal yang kontras. Ketidakhadiran mayoritas kepala desa di momen bersejarah ini dianggap sebagai tanda melemahnya disiplin, rasa hormat terhadap nilai perjuangan, dan kurangnya kesadaran terhadap simbol keteladanan yang mestinya mereka contohkan.

Sejumlah pihak menilai, absennya sebagian besar sangadi mencerminkan sikap yang berbanding terbalik dengan semangat juang para pahlawan.
“Ini ironis. Hari Pahlawan seharusnya menjadi ruang refleksi bagi pemimpin di tingkat desa untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan. Tapi justru banyak yang tidak hadir,” ujar Ketua LP-KPK Boltara, Fadli Alamri, Senin (10/11/2025).

Dalam amanat yang dibacakan Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, disebutkan bahwa para pahlawan mengajarkan tentang kesabaran, keikhlasan, dan semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya.
Namun, semangat tersebut tampaknya belum sepenuhnya terwujud di tingkat pelaksana pemerintahan desa, yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Ketiadaan para sangadi dalam momentum kenegaraan ini juga menimbulkan pertanyaan publik: ke mana semangat “bergerak dan melanjutkan perjuangan” itu hendak diarahkan, jika simbol kecil dari penghormatan terhadap para pahlawan saja diabaikan?

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Boltara dapat melakukan evaluasi dan memberikan pembinaan kepada para kepala desa agar lebih menunjukkan tanggung jawab moral dan keteladanan dalam setiap kegiatan nasional yang mengandung nilai-nilai kebangsaan.

“Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial. Ini adalah refleksi tentang sejauh mana kita meneladani pengorbanan para pendahulu. Dan ketidakhadiran pemimpin di momentum seperti ini, adalah kehilangan makna dari perjuangan itu sendiri,” pungkas Ketua LP-KPK.

Berita Terkait

Bupati Boltara Sebut Yani Lasama “Kartini Masa Kini”, Dorong Maju Calon Sekda
Peringati Hari Kartini ke-147, Bupati Boltara Bacakan Sambutan Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi
Boltara Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus, MAP: yang Baik Kita Pertahankan, yang Kurang Kita Evaluasi Bersama
Bupati Boltara Resmi Tutup Diklat BCKS 2026, Tekankan Kepemimpinan Visioner di Dunia Pendidikan
Potret Kepedulian Pemimpin, SJL “Dapur ke Dapur” Pastikan Rumah Layak Huni untuk Rakyat Kecil
Halal Bi Halal di Kaidipang, Bupati Boltara Ajak Perkuat Kebersamaan
Pemkab Boltara Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual
Bupati Boltara Cup 2026 Resmi Bergulir, 24 Tim Siap Berlaga
Berita ini 179 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 11:25 WITA

Bupati Boltara Sebut Yani Lasama “Kartini Masa Kini”, Dorong Maju Calon Sekda

Selasa, 21 April 2026 - 08:31 WITA

Peringati Hari Kartini ke-147, Bupati Boltara Bacakan Sambutan Menteri PPPA RI, Arifatul Choiri Fauzi

Jumat, 17 April 2026 - 16:53 WITA

Boltara Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus, MAP: yang Baik Kita Pertahankan, yang Kurang Kita Evaluasi Bersama

Jumat, 17 April 2026 - 12:42 WITA

Bupati Boltara Resmi Tutup Diklat BCKS 2026, Tekankan Kepemimpinan Visioner di Dunia Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 21:59 WITA

Potret Kepedulian Pemimpin, SJL “Dapur ke Dapur” Pastikan Rumah Layak Huni untuk Rakyat Kecil

Berita Terbaru