Expektasi.com, Boltara – Sangadi (Kepala Desa) Huntuk, Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Oldy F. Kumolontang, menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan nasional berbasis data dengan mengikuti Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar di RM Coconut Beach, kawasan Pantai Batu Pinagut, Selasa (04/11/2025).
Kegiatan strategis tersebut dihadiri oleh narasumber dari Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kementerian Sosial RI serta Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara. Turut hadir pula Kepala Dinas Sosial Boltara, para pimpinan OPD, Camat, Sangadi, serta operator SIKS-NG Desa se-Kabupaten Boltara.
Dalam kesempatan itu, Oldy F. Kumolontang menjelaskan bahwa DTSEN merupakan terobosan penting pemerintah dalam mewujudkan satu data nasional yang akurat dan terpadu untuk mendukung kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
“Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah basis data terpadu individu dan keluarga yang memuat kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan seluruh penduduk Indonesia. Data ini dihasilkan dari penggabungan tiga sumber utama, yakni Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dan P3KE (Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem), yang kemudian dipadankan dengan data kependudukan dan dimutakhirkan secara berkala,” ujar Oldy.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberadaan DTSEN sangat relevan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat di Desa Huntuk, yang sebagian besar masih berada pada kelompok ekonomi menengah ke bawah.
“Dari total 194 Kepala Keluarga di Desa Huntuk, sekitar 150 Kepala Keluarga masih tercatat sebagai penerima manfaat bantuan sosial. Dengan adanya DTSEN, kami berharap tidak ada lagi tumpang tindih data penerima bantuan, sehingga penyaluran program pemerintah dapat lebih adil, tepat sasaran, dan transparan,” jelasnya.
Oldy juga menegaskan bahwa dirinya bersama perangkat desa siap berkolaborasi dengan pihak kecamatan, Dinas Sosial, dan lembaga terkait dalam memastikan proses validasi dan pemutakhiran data berjalan optimal di tingkat desa.
“Melalui DTSEN, kami yakin perencanaan dan kebijakan sosial ekonomi, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun desa, akan semakin akurat dan efektif karena didasarkan pada data yang valid dan terintegrasi,” pungkasnya.
Partisipasi aktif Sangadi Huntuk dalam kegiatan ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap langkah pemerintah menuju pengelolaan data sosial ekonomi yang lebih modern, transparan, dan berkeadilan.











