Expektasi.com, Boltara – Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Syamsudin Olii, angkat bicara terkait kondisi memprihatinkan Pasar Ollot di Kecamatan Bolangitang Barat. Dalam pernyataannya pada Minggu (13/07/3025), Syamsudin mendesak Pemerintah Daerah melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindakop), serta lintas OPD terkait, untuk segera mengambil langkah nyata.

Menurutnya, fasilitas umum di Pasar Ollot, yang seharusnya menunjang aktivitas perdagangan, kini dalam kondisi sangat tidak layak bahkan rusak total. Toilet atau WC pasar tidak lagi bisa digunakan, menyebabkan ketidaknyamanan bagi para pedagang maupun pembeli.
“Bak sampah rusak, sampah berserakan dan menimbulkan bau menyengat. Saat musim penghujan, seluruh area pasar becek dan kotor. Ini sangat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Syamsudin.
Ia juga menyesalkan lambannya respons dari instansi terkait, padahal Kepala Desa (Sangadi) setempat telah berulang kali melaporkan kondisi tersebut ke pihak pemerintah daerah.
Untuk itu, SBSI Boltara meminta DPRD Boltara, Dinas Terkait, Badan Anggaran (Banggar), dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) segera merespons keluhan masyarakat. Syamsudin menekankan pentingnya menjadikan revitalisasi sarana dan prasarana Pasar Ollot sebagai prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025.
“Pasar bukan hanya tempat jual beli, tapi juga pusat penggerak ekonomi rakyat. Ketika fasilitasnya rusak dan tak terurus, maka yang dirugikan adalah masyarakat kecil,” tutupnya.











