Percepat Administrasi, Disdikbud Sangihe Pastikan Hak THR Guru Segera Terealisasi

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Sangihe, Julien Manangkalangi

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Sangihe, Julien Manangkalangi

Expektasi.com, Sangihe – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan proses pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ke-13 dan ke-14 yang bersumber dari Tunjangan Profesi Guru (TPG) terus dipercepat. Seluruh tahapan administrasi saat ini tengah dipacu agar dana tersebut segera terealisasi dan masuk ke rekening para guru.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Sangihe, Julien Manangkalangi, menyampaikan penjelasan resmi sekaligus permohonan maaf atas keterlambatan pembayaran yang terjadi. Ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan disebabkan oleh pengabaian hak guru, melainkan murni akibat proses teknis administratif yang harus dijalankan sesuai ketentuan.

“Kami memahami harapan dan kebutuhan para guru. Keterlambatan ini terjadi karena adanya penyesuaian teknis dalam pengelolaan anggaran yang wajib mengikuti regulasi keuangan daerah,” ujar Julien, Jumat (16/01/2026).

Menurutnya, terdapat beberapa faktor utama yang memengaruhi proses penyaluran THR tersebut. Pertama, kepatuhan terhadap regulasi menuntut adanya penyesuaian mekanisme anggaran agar tetap menjunjung prinsip akuntabilitas dan transparansi. Kedua, proses verifikasi data dilakukan secara cermat untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ketiga, langkah percepatan terus dilakukan melalui optimalisasi koordinasi lintas instansi guna memangkas waktu birokrasi.

“Kami sangat menghargai dedikasi para guru yang telah berjuang mencerdaskan generasi muda di Kepulauan Sangihe. Karena itu, percepatan penyelesaian dokumen terus kami kawal setiap hari agar hak-hak guru segera terpenuhi,” tegasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan apresiasi atas kesabaran dan pengertian para guru selama proses berlangsung. Disdikbud menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh tahapan administrasi secepat mungkin tanpa mengabaikan ketelitian yang diwajibkan dalam pengelolaan keuangan negara.

“Kami berterima kasih atas pengertian rekan-rekan guru. Sinergi dan kepercayaan ini sangat penting agar semangat pengabdian dalam mencerdaskan anak bangsa di Kepulauan Sangihe tetap terjaga,” tutup Julien Manangkalangi.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Bupati Michael Thungari Salurkan Bantuan Kementan untuk 94 Kelompok Tani Sangihe
Kebakaran Gunung Awu, Bupati Sangihe Petakan Wilayah Bahaya dan Parimeter Pemadaman
Relawan BELANTARA Kampung Bahu Pantau Titik Api di Gunung Awu
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Sangihe Imbau Gelar Shalat Istisqa
Pemerintah Kampung Bahu Siaga Cegah Api Merambat
Camat Tabut Bersama Forkopimca Siaga Hadapi Kebakaran Lereng Gunung Awu
Polsek Tabut Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Naha
Komitmen Kesejahteraan Masyarakat, Pemerintah Kampung Bahu Salurkan BLT-DD
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:51 WITA

Bupati Michael Thungari Salurkan Bantuan Kementan untuk 94 Kelompok Tani Sangihe

Kamis, 10 September 2026 - 22:09 WITA

Kebakaran Gunung Awu, Bupati Sangihe Petakan Wilayah Bahaya dan Parimeter Pemadaman

Kamis, 10 September 2026 - 16:07 WITA

Relawan BELANTARA Kampung Bahu Pantau Titik Api di Gunung Awu

Rabu, 9 September 2026 - 18:13 WITA

Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Sangihe Imbau Gelar Shalat Istisqa

Rabu, 9 September 2026 - 07:28 WITA

Camat Tabut Bersama Forkopimca Siaga Hadapi Kebakaran Lereng Gunung Awu

Berita Terbaru

Tim Relawan BELANTARA (Berantas Api Lestarikan Alam Nusantara) Kampung Bahu

Sangihe

Relawan BELANTARA Kampung Bahu Pantau Titik Api di Gunung Awu

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:07 WITA