Expektasi.com, Bolmut – Warga Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), menggelar kegiatan survei lokasi usulan jalan perkebunan Landaso pada awal pekan ini. Kegiatan ini merupakan inisiatif langsung dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pengembangan infrastruktur pertanian di wilayah mereka.
Survei tersebut turut didampingi oleh Surya Ningrat Datunsolang, ST., MPPG yang merupakan warga setempat sekaligus Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Bolmut, serta Lurah Kelurahan Bintauna, Jefri Lamahesang. Kehadiran kedua tokoh masyarakat ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap langkah-langkah partisipatif warga dalam upaya membangun daerah dari bawah.
Warga berharap, hasil survei ini akan menjadi bahan awal dalam penyusunan proposal permohonan pembangunan jalan perkebunan yang akan diajukan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti. Proposal tersebut diharapkan mendapat perhatian sebagai proyek strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Jalan perkebunan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat petani. Selain bantuan berupa bibit, pupuk, dan pestisida, akses jalan menjadi penentu utama kelancaran distribusi hasil pertanian,” ujar salah satu warga yang ikut dalam kegiatan survei, Senin (05/05/2025).
Jalan perkebunan dianggap sebagai elemen vital dalam memperkuat perekonomian desa. Akses yang layak dapat mempercepat proses pengangkutan hasil panen dari kebun ke pasar atau titik pengumpulan. Hal ini mengurangi biaya dan waktu angkut, serta meminimalisir potensi kerusakan hasil pertanian akibat medan yang sulit dilalui.
Lebih jauh, jalan perkebunan yang memadai juga mempermudah distribusi input pertanian seperti pupuk dan bibit, sehingga menurunkan biaya produksi secara keseluruhan. Lahan yang dilengkapi dengan akses jalan pun memiliki nilai ekonomi lebih tinggi karena lebih mudah dikembangkan dan menarik bagi investor maupun program pemerintah.
Tak hanya itu, keberadaan jalan perkebunan dapat membuka peluang pengembangan sektor ekonomi baru seperti agro-wisata, pengolahan hasil pertanian, dan peternakan terpadu. Dengan semakin lancarnya arus distribusi dan meningkatnya produktivitas petani, pendapatan masyarakat dapat meningkat, yang pada akhirnya mendorong kesejahteraan keluarga dan pembangunan desa yang lebih merata.
Proyek pembangunan jalan juga diyakini akan menciptakan efek domino berupa pembukaan lapangan kerja baru di sektor konstruksi dan logistik, serta mendorong aktivitas ekonomi di sekitar area perkebunan.
Pembangunan jalan perkebunan Landaso ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membuka akses menuju lahan-lahan potensial, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menjadi fondasi bagi kemajuan ekonomi masyarakat di Kecamatan Bintauna.










